Mengenal Tradisi Ratik Tagak yang Jadi Viral di Medsos

Niken Purnamasari - detikNews
Rabu, 21 Jun 2017 16:58 WIB
Video viral jemaah joget di masjid. Foto: Screenshot Video di Facebook
Jakarta - Video mengenai gerakan jemaah di masjid seperti orang yang sedang bergoyang usai salat tengah viral. Seorang netizen menjelaskan bahwa gerakan tersebut adalah tradisi dari budaya yang berasal dari Minang yakni Ratik Tagak. Seperti apa tradisi tersebut?

Dihimpun detikcom dari berbagai sumber, dalam Ratik Tagak, orang-orang akan melantunkan zikir dan lafaz Allah dengan cara berdiri sambil menggoyang-goyangkan tangan dan tubuh mereka. Disebut Tagak karena dilakukan secara berdiri.

Biasanya tradisi ini dilakukan dengan 'komando' dari seorang ustaz melalui pengeras suara. Pemuka agama dan para lanjut usia berdiri di tempat yang lebih tinggi dari masyarakat lainnya.

Baca Juga: Viral Video Jemaah 'Joget' dan Tradisi Ratik Tagak di Minang

Antara satu orang dengan yang lainnya bergandengan tangan dan menggenggam kedua telapak tangan. Dengan kompak mereka melakukan gerakan rukuk, tegak dengan iringan zikir. Terkadang karena begitu semangat ada orang yang sampai pingsan karena mengikuti tradisi tersebut.

Setelah melantunkan zikir bersama biasanya Ratik Tagak dilanjutkan dengan makan bersama. Para warga setempat membawa makanan yang disebut dengan tuduang saji. Tujuannya untuk mempererat silaturahmi antara satu warga dengan warga lainnya.

Seorang netizen bernama Jefri Nofendi mengatakan bentuk tradisi Ratik Tagak juga dilakukan di dalam masjid. Gerakan seperti bergoyang itu yang menjadi perbincangan oleh netizen. Bahkan ada yang menganggap hal tersebut adalah ajaran sesat.

Jefri mengatakan, sering dilakukan dalam perkumpulan, seperti majelis dan kegiatan keagamaan lainnya.

"Jemaah melakukan gerakan Ratik Tagak dengan diiringi zikir 'Laa ilaaha illallaah' dengan membungkukkan badan sedikit agar tulang dan otot mengalami relaksasi. Agar menghilangkan rasa kebas, kesemutan, dan gejala keram akibat terlalu lama berdiri, rukuk, dan duduk selama melaksanakan salat tarawih dan menghilangkan letih yang menimbulkan rasa malas," ucap Jefri.

"Gerakan tangan mengempas ke tanah, selain untuk relaksasi, juga untuk menghancurkan rasa malas yang menghinggap. Malas adalah temannya setan, maka dari itu gerakan tangan mengempaskan ke tanah mengisyaratkan membanting setan malas di dalam diri ke tanah," ujarnya.
(nkn/van)