KPK: Kalau Anggaran Dibekukan yang Untung Koruptor

KPK: Kalau Anggaran Dibekukan yang Untung Koruptor

Nur Indah Fatmawati - detikNews
Rabu, 21 Jun 2017 16:36 WIB
KPK: Kalau Anggaran Dibekukan yang Untung Koruptor
Foto: Agung Pambudhy
Jakarta - KPK menyebut usulan pembekuan anggaran gara-gara penolakan menghadirkan Miryam S Haryani justru merugikan banyak pihak. Bila 'ancaman' itu direalisasikan, maka kinerja pemberantasan korupsi akan melemah.

"Kalau anggaran KPK dibekukan tentu kami tidak bisa bekerja secara maksimal dan yang diuntungkan adalah para pelaku korupsi," ujar Kabiro Humas KPK Febri Diansyah kepada wartawan di gedung KPK, Jl Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Rabu (21/6/2017)

Hal yang sama juga berlaku pada Polri yang diusulkan anggota pansus angket KPK dari Golkar M Misbakhun untuk dibekukan anggarannya. Dampaknya menurut Febri sangat besar.

Baca juga: DPR Ancam Bekukan Anggaran, Kapolri: Korbankan Keamanan Masyarakat

"Kalau anggaran di kepolisian dibekukan atau dipotong akan ada risiko yang lebih besar di seluruh Indonesia, para petugas keamanan ada tugas pemberantasan terorisme dan juga kasus-kasus tindak pidana yang lain," imbuhnya.

Baca juga: Gara-gara Miryam, DPR Ancam Bekukan Anggaran KPK dan Polri

Karena itu usulan yang dilontarkan anggota DPR diminta untuk dipertimbangkan matang-matang. Sebab usulan tersebut sambung Febri bisa jadi melemahkan kinerja penegak hukum.

"Karena kita sedang serius secara bersama-sama melakukan penegakan hukum dan saya rasa masyarakat yang akan dirugikan jika hukum itu berhenti bekerja atau menjadi lebih lambat kerjanya. Tapi saya kira secara kelembagaan di DPR tentu harapannya DPR tetap akan concern pada penguatan pemberantasan tindak pidana korupsi," tutur Febri.

(fdn/fdn)


Berita Terkait