"H-10 sampai H-5, terdapat 21 518 penumpang. Bus yang diberangkatkan sebanyak 1826 bus. Untuk hari ini atau H-4, sampai pukul 13.00 WIB telah diberangkatkan 1957 penumpang dengan 144 bus," ucap Kepala Terminal Kalideres, Revi Zulkarnain, dalam keterangan kepada detikcom, Rabu (21/6/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Puncak arus mudik diperkirakan H-2, tapi bisa juga pada H-3 sore atau malam hari. Antisipasi sudah disediakan 100 bus tambahan dari PO (Perusahaan Otobus), dari dinas perhubungan ada 30 bus," ujar Revi.
Selain itu, pihak Dinas Perhubungan DKI Jakarta melakukan ramp check terhadap bus-bus yang mau berangkat. Namun tidak semua bus lolos dan mendapat stiker.
"Dari 180 bus, 60 persen atau sekitar 100 bus yang mendapat sticker. Mobil rata-rata bagus, ada mobil baru double decker, kurang di kelengkapannya," ujar Revi.
Bus yang tidak berstiker masih diijinkan untuk mengangkut penumpang. Alasannya, karena unsur keselamatan sudah terpenuhi.
"Dia tidak mendapat setimer bukan karena tidak layak jalan. Tapi kurang kelengkapan alat tanggap darurat seperti kotak obat, segitiga pengaman, alat pemukul kaca dan pemadam kebakaran. Kalau sudah lengkap, akan kita beri stiker," ucap Revi. (aik/imk)











































