Sebagian besar massa yang menggunakan cadar membakar rumah Sugito di Dusun Alamkari, Desa Trimulyo, Tanjung Bintang Lampung, Selasa (20/6) pukul 19.15 WIB malam tadi. "Diduga dilakukan oleh masa pendukung kades yang kalah yang berjumlah sekira 150 orang yang sebagian besar bercadar, sehingga rumah saudara Sugito perabot dan atapnya sebagian terbakar," ujar Kabid Humas Polda Lampung Kombes Sulistyaningsih dalam keterangan tertulis kepada detikcom, Rabu (21/6/2017).
Kejadian bermula ketika massa pendukung calon kepala desa yang kalah pulang dari Kalianda, Lampung usai memprotes pelantikan Sugito oleh Bupati. Massa yang mendatangi rumah Sugito dengan berjalan kaki melalui jalur perkebunan tiba menjelang petang. Massa kemudian langsung melempari serta melalukan aksi pembakaran rumah dan sempat dihalau oleh petugas yang ada di lokasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya massa pendukung calon kades yang kalah sudah pernah dimediasi oleh Wakil Bupati dan Kapolres di Balai Desa Trimulyo. Emosi massa kemudian mereda setelah mereka diminta membuat laporan ke Bupati.
"Namun begitu mendengar saudara Sugito dilantik maka masa emosi dan berangkat ke Kalianda ke tempat pelantikan namun tidak bisa bertemu Bupati. Maka diberi penjelasan oleh Asisten 1 namun masa tidak mau terima dan kemudian diberi penjelasan oleh Kapolres. Silahkan mengadu bila ada bukti pidana untuk saudara Sugito. Maka massa kembali ke Trimulyo yang akhirnya terjadi pembakaran ini," jelasnya.
Usai kejadian, Polisi berhasil menangkap 12 orang yang diduga sebagai pelaku pembakaran. "Langsung dilakukan upaya paksa yang dipimpin oleh Kapolres Lampung Selatan dan berhasil di tangkap sebanyak 12 orang," tutupnya. (nvl/fjp)











































