Rumah Dibakar, Warga TPST Bojong Demo Polri
Senin, 02 Mei 2005 14:10 WIB
Jakarta - Tindakan intimidasi kerap melanda warga Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Bojong dan Mabes Polri diminta untuk menangkap pelakunya.Tuntutan tersebut diusung dalam demo yang diikuti 30 orang warga TPST Bojong di Mabes Polri, Jakarta, Senin (2/5/2005).Warga yang mayoritas terdiri dari ibu-ibu dan anak balita ini tampak dengan serius menyimak orasi dari rekannya."Kami minta TPST Bojong tidak beroperasi lagi dan meminta Mabes Polri mengusut tuntas tindakan teror, kekerasan dan premanisme yang dilakukan oleh pihak yang menginginkan proyek TPST Bojong dioperasikan," kata eko, salah satu perwakilan warga setempat.Menurut eko, intimidasi berupa pembakaran rumah warga terus terjadi. Dalam beberapa bulan terakhir ini, diketahui 3 rumah warga hangus terbakar yakni pada 22 November 2004, 16 April 2005 dan 28 April 2005."Kami menduga ini dilakukan kelompok yang menginginkan TPST Bojong beroperasi," ujarnya.Aksi hingga kini masih berlanjut, perwakilan warga dengan didampingi Direktur Eksekutif Walhi Slamet Daryono tengah diterima staf humas Mabes Polri.
(aan/)











































