Akomodasi Muktamar, PPP Jateng Usul DPP Gelar Mukernas

Akomodasi Muktamar, PPP Jateng Usul DPP Gelar Mukernas

- detikNews
Senin, 02 Mei 2005 14:05 WIB
Semarang - PPP Jateng mengusulkan DPP segera menggelar Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas). Hal ini guna mengakomodir kepentingan kelompok pro Silahturahmi Nasional (Silatnas) yang menginginkan Muktamar digelar 3-5 Juni mendatang.Wakil Ketua PPP Jateng Hisyam Alie menyatakan, wacana untuk menggelar muktamar Juni mendatang tidak bisa dilakukan begitu saja. Berdasarkan keputusan organisasi, muktamar bisa dilakukan dengan syarat tertentu."Syarat itu, misalnya, penataan organisasi. Jadi muktamar harus didahului dengan penataan organisasi mulai dari tingkat ranting sampai wilayah. Tidak biasa asal gelar begitu saja," katanya di Kantor DPRD Jateng Jl Pahlawan Semarang, Senin (2/5/2005).Hisyam mencontohkan, penataan organisasi di Jateng sudah dilakukan sejak beberapa bulan lalu. Diperkirakan, akhir tahun ini semua jajaran sudah menyelesaikannya. Sehingga paling cepat, muktamar bisa digelar awal tahundepan.Lelaki yang juga Wakil Ketua DPRD Jateng ini menyatakan, pihaknya mengusulkan kepada DPP agar segera menggelar Mukernas saja. "Itu forum tertinggi dibawah muktamar. Mungkin dari situ, kita bisa memecah kebuntuan masalah," tandasnya.Melalui forum Mukernas, lanjutnya, seluruh pengurus bisa mengevaluasi PHP DPP. Terutama berkaitan dengan hasil pemilu legislatif dan pilpres. Selain itu, kemungkinan juga ada rekomendasi untuk menggelar muktamar kapan saja.Hisyam meyakini ada kepentingan tertentu bagi kelompok yang menginginkan muktamar Juni. "Namanya juga politik. Pasti ada kepentinganlah. Tapi saya tidak tahu apa (kepentingannya) itu," imbuhnya.Terakhir politisi senior PPP Jateng ini menyayangkan adanya saling klaim. Misalnya, ada klaim 18 DPW menginginkan muktamar Juni. Menurutnya, hal itubisa memperparah kondisi."Kalau sama-sama saling klaim, masalahnya tidak akan selesai. Bisa saja nanti yang tidak setuju muktamar Juni bilang bahwa 25 DPW tak setuju muktamar Juni," demikian Hisyam Alie. (nrl/)


Berita Terkait