Kapolri Buka Puasa dengan Jokowi-JK dan Menteri Kabinet Kerja

Kapolri Buka Puasa dengan Jokowi-JK dan Menteri Kabinet Kerja

Faieq Hidayat - detikNews
Selasa, 20 Jun 2017 18:23 WIB
Kapolri Buka Puasa dengan Jokowi-JK dan Menteri Kabinet Kerja
Presiden Joko Widodo (Rusman/Biro Pers Setpres)
Jakarta - Kapolri Jenderal Tito Karnavian menggelar buka puasa bersama dengan Presiden Joko Widodo di auditorium PTIK, Jakarta Selatan, sore ini. Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Jusuf Kalla tiba di lokasi sekitar pukul 17.30 WIB.

Pantauan di lokasi, Selasa (20/6) hari ini, pejabat yang hadir buka puasa bersama di antaranya Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, Wakil Menteri ESDM Archandra Tahar, Ketua MPR Zulkifli Hasan, dan Ketua DPR Setya Novanto. Pejabat lain yang hadir mantan Ketua KPK Taufiequrachman Ruki, Ketua DPD Oesman Sapta Odang, Ketua KPK Agus Rahardjo, Jaksa Agung M Prasetyo, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, serta seluruh jajaran Mabes Polri.

Dalam acara ini, Presiden Jokowi dan Wapres Jusuf Kalla disambut pasukan Polri Asma'ul Husna. Mengenakan kemeja batik cokelat, Jokowi duduk berdampingan dengan Jusuf Kalla dan Jenderal Tito Karnavian.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Suasana buka bersama Kapolri dan Jokowi di Auditorium PTIK / Suasana buka puasa bersama Kapolri dan Jokowi di auditorium PTIK. (Faiq Hidayat/detikcom)

Tito mengatakan seluruh polda juga menggelar acara buka puasa bersama dengan elemen masyarakat. Tujuannya, Polri menjalin tali silaturahmi dengan masyarakat.

"Mohon izin saya laporkan kepada Bapak Presiden. Bulan puasa ini seluruh jajaran Polri memperkuat silaturahmi dengan tablig akbar dan bakti sosial serta buka puasa dengan masyarakat. Polda, polres, polsek kami wajibkan ikhtiar tulus," kata Tito dalam sambutan di auditorium PTIK, Jakarta Selatan, Selasa (20/6/2017).

Dia juga mengatakan pihaknya telah melakukan Operasi Ramadniya di seluruh Indonesia. Tujuan operasi tersebut agar harga sembako tetap stabil.

"Alhamdulillah, saat ini hanya gula sedikit naik, yang lain stabil. Bahkan Jawa Timur, (kami) mendapat laporan dari Gubernur Pak Karwo, ada penurunan harga namun sudah kami tindak kartel-kartel," kata Tito.

Selain itu, Tito melaporkan kinerja Polri dalam memberantas aksi terorisme di berbagai daerah, termasuk ledakan bom di Kampung Melayu. Saat ini, pihaknya sudah menangkap terduga teroris sebanyak 36 orang yang akan melakukan serangan teror.

"Aksi terorisme, bom Kampung Melayu kami lapor ke Panglima, sedikit mencurigakan kami akan tangkap. Sudah 36 pelaku kami tangkap kemarin di Bima akan meledakkan polsek, termasuk malam ini yang di Banten. Operasi premanisme juga kami lakukan di terminal dan stasiun, tertibkan premanisme. Jadi, kalau mereka pulang mudik, aman," kata Tito.

Tito juga mengaku bekerja sama dengan Kemenhub dan Kementerian PUPR guna mengurai kemacetan selama mudik Lebaran. Tito berharap kemacetan di Brexit pada Lebaran tahun lalu tak terulang.

"Semoga mudik Brexit akan terjadi lagi. Alhamdulillah, ada pembangunan tol dan dermaga, ini akan mengurangi arus kemacetan, Pak Presiden. Semoga tensi politik dan keamanan juga tak ada agar Bapak bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi," ucap Tito. (fai/imk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads