Ketum PAN: Presidential Threshold Terserah asalkan Disepakati

Ketum PAN: Presidential Threshold Terserah asalkan Disepakati

Andhika Prasetia - detikNews
Selasa, 20 Jun 2017 17:51 WIB
Ketum PAN: Presidential Threshold Terserah asalkan Disepakati
Zulkifli Hasan (Foto: dok. MPR)
Jakarta - PAN siap berkompromi soal ambang batas capres atau presidential threshold yang belum diputuskan Pansus RUU Pemilu. Ketum PAN Zulkifli Hasan mengatakan partainya akan menghormati berapa pun hasil yang disepakati.

"Terserah asalkan disepakati. Pokoknya asalkan disepakati, kita ikut," kata Zulkifli di gedung DPR, Jakarta Pusat, Selasa (20/6/2017).

Zulkifli berharap presidential threshold segera diputuskan oleh Pansus RUU Pemilu. PAN membuka peluang menyetujui presidential threshold usulan pemerintah sebesar 20-25 persen.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Namanya kompromi itu kan semua bisa terbuka. Kalau ditutup kan nggak ada kompromi nanti. Semua kemungkinan bisa saja," imbuh Zulkifli.

"Kan ada take and give, ada menang dan kalah," tambahnya.

Zulkifli mengatakan Presiden Joko Widodo tidak perlu sampai turun tangan langsung membahas RUU Pemilu. Ia juga mengatakan tidak perlu dilakukan pertemuan langsung antarpimpinan parpol membahas RUU Pemilu.

"Kan telepon bisa, WA bisa. Zamannya zaman maju begini. Kemarin saya ketemu ketum partai, banyak, delapan orang. Semuanya sepakat kompromi, kan kita ajarannya musyawarah-mufakat," jelas Zulkifli.

Ia meminta agar pembahasan RUU Pemilu diputuskan secara musyawarah. Zulkifli berharap RUU Pemilu tidak mengalami deadlock.

"Itu jeleknya kalau nggak ada sepakat. Itu juga nggak salah. Tapi malu dong, sudah berbulan-bulan kembali ke UU lama. Malu pemerintah dan DPR," cetusnya. (dkp/imk)


Berita Terkait