"Terserah asalkan disepakati. Pokoknya asalkan disepakati, kita ikut," kata Zulkifli di gedung DPR, Jakarta Pusat, Selasa (20/6/2017).
Zulkifli berharap presidential threshold segera diputuskan oleh Pansus RUU Pemilu. PAN membuka peluang menyetujui presidential threshold usulan pemerintah sebesar 20-25 persen.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kan ada take and give, ada menang dan kalah," tambahnya.
Zulkifli mengatakan Presiden Joko Widodo tidak perlu sampai turun tangan langsung membahas RUU Pemilu. Ia juga mengatakan tidak perlu dilakukan pertemuan langsung antarpimpinan parpol membahas RUU Pemilu.
"Kan telepon bisa, WA bisa. Zamannya zaman maju begini. Kemarin saya ketemu ketum partai, banyak, delapan orang. Semuanya sepakat kompromi, kan kita ajarannya musyawarah-mufakat," jelas Zulkifli.
Ia meminta agar pembahasan RUU Pemilu diputuskan secara musyawarah. Zulkifli berharap RUU Pemilu tidak mengalami deadlock.
"Itu jeleknya kalau nggak ada sepakat. Itu juga nggak salah. Tapi malu dong, sudah berbulan-bulan kembali ke UU lama. Malu pemerintah dan DPR," cetusnya. (dkp/imk)











































