Hal itu ditegaskan oleh anggota Pansus Angket KPK yang juga politikus Partai Golkar Muhammad Misbakhun. Dia tak khawatir jika usulan tersebut dianggap memicu kegaduhan.
Menurut Misbakhun justru KPK dan Polri lah yang memancing kegaduhan sehingga anggarannya pantas dibekukan. "Ya nggak apa apa (gaduh). Mereka (Polri-KPK) maunya gaduh," kata Misbakhun di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (20/6/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ya nggak punya (anggaran). Silakan menikmati, keras-kerasan," tegasnya.
Selain itu, jika benar anggaran dibekukan, wacana pembentukan Densus Tipikor Polri otomatis terhenti. "Ya nggak jadi kalau mereka nggak dateng. Ya disepakati doang kan," ucap Misbakhun.
Wacana pembekuan anggaran KPK-Polri ini muncul usai keduanya menolak untuk menghadirkan Miryam ke Pansus Hak Angket KPK. Misbakhun mengatakan wacana ini juga telah dibicarakan di lingkup Pansus. (gbr/erd)










































