Anak Pemburu Koin Ditemukan Tewas di Pelabuhan Merak

Anak Pemburu Koin Ditemukan Tewas di Pelabuhan Merak

Muhammad Iqbal - detikNews
Selasa, 20 Jun 2017 12:04 WIB
Anak Pemburu Koin Ditemukan Tewas di Pelabuhan Merak
Foto: Ilustrasi (Thinkstock)
Cilegon - Seorang anak pemburu koin bernama Jaya Effendi ditemukan meninggal dunia di Dermaga III Pelabuhan Penyeberangan Merak, Banten. Korban tewas setelah terjun dari atas kapal KMP Elisia.

Jaya Effendi merupakan Kampung Suka Seneng, Kelurahan Tamansari, Kecamatan Pulomerak. Peristiwa ini terjadi pada Minggu (20/6/) pukul 00.00 WIB. Saat itu korban hendak melakukan aktifitasnya sebagai anak koin yang mengambil koin dari penumpang dengan cara dilempar dari atas kapal.

Sebelum melompat ke laut, korban terlebih dahulu terpeleset kemudian tercebur dengan posisi bagian dada terlebih dahulu menyentuh air.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tiba korban terpeleset dan jatuh ke laut dengan posisi telungkup (dada mengenai permukaan air) dan tidak timbul lagi. Kemudian teman-teman korban mencari di perairan dermaga 2 dan 4 hingga pagi namun tidak diketemukan," kata Kapolsek Kawasan Sektor Pelabuhan AKP Tesyar Rhofadli saat dikonfirmasi, Selasa (20/6/2017).

Kata Tesyar, teman korban kemudian menyampaikan ke orangtua korban keesokannya, Senin (19/6), yang kemudian melapor ke pihak kepolisian. Korban lalu ditemukan tewas dalam kondisi mengambang di perairan dermaga 3 pukul 10.00 WIB tadi.

"Kemudian dicariin nggak ketemu, temennya nggak laporan, dia laporan ke orangtuanya (korban), kita kaget kenapa baru laporan sekarang," kata dia.

Anak pemburu koin di Pelabuhan Merak, Banten, ditemukan tewas.Anak pemburu koin di Pelabuhan Merak, Banten, ditemukan tewas. Foto: Dok. Polsek KSP Merak


Tesyar mengungkapkan, sejak Januari lalu, pihak ASDP beserta kepolisian padahal sudah mengeluarkan larangan untuk anak koin memasuki kawasan pelabuhan. Para penumpang juga dilarang memberikan uang kepada anak koin.

"Teman-temannya saya tanya mereka mengakui bahwa sudah dilarang, itu kan sudah ada rambu-rambunya melarang Permen (peraturan Menteri). Mereka jawab tahu, nah mereka itu masuk dari arah selatan pelabuhan. Nah itu di luar pengawasan, karena memang kondisinya malam dan mereka dari arah laut sengaja masuk ke area dermaga," lanjutnya.

Pihak kepolisian mengimbau agar para penumpang tidak memberikan uang kepada anak koin. Hal itu guna menghindari kejadian serupa yang mengakibatkan hilangnya nyawa seseorang. (idh/idh)


Berita Terkait