DetikNews
Selasa 20 Juni 2017, 02:28 WIB

Gerindra Pertimbangkan La Nyala untuk Pilgub Jatim 2018

Rois Jajeli - detikNews
Gerindra Pertimbangkan La Nyala untuk Pilgub Jatim 2018 La Nyala Mattalitti memakai peci hitam dan politisi Gerindra Ferry Juliantono berkemeja putih lengan pendek.(Rois Jajeli/detikcom)
Surabaya - Kiai Kampung se Kabupaten Bangkalan meminta Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto mengusung La Nyalla Mattalitti sebagai calon gubernur Jawa Timur di Pemilihan Gubernur Jatim 2018 mendatang. Ini tanggapan dari Wakil Ketua Umum DPP Gerindra, Ferry Juliantono.

"Ini aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui surat ini, saya pasti sampaikan ke Pak Prabowo. Terima kasih sebesar-besarnya memberikan kepercayaan ke Partai Gerindra. Tentu ini akan menjadi pertimbangan kami, dalam rangka untuk memutuskan kepala daerah yang nanti akan kita dukung di Pilgub maupun Pilkada Kabupaten dan kota di Jatim," kata Wakil Ketua Umum DPP Gerindra Ferry Juliantono usai menerima surat dari kiai kampung se Bangkalan, di Graha Kadin Jatim, Jalan Bukit Darmo Raya, Surabaya, Senin (19/6/2017).

Ferry menerangkan, kehadirannya di acara buka bareng Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur, Muspida Jatim, Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Jatim serta anak yatim, untuk menghadiri undangan Ketua Kadin Jatim La Nyalla, yang berniat maju sebagai Calon Gubernur Jatim.

"Kami sebagai sahabat dan meneruskan pesan ke Pak Prabowo Subianto, supaya kita tidak boleh melupakan kebaikan orang yang telah berbuat baik kepada kita. Saya menganggap Pak Nyalla bukan orang lain dari Partai Gerindra. Karena perjuangan beliau, terutama pada saat Pemilu Presiden, dua kali pemilu presiden, Pak La Nyalla banyak berkorban, berjuang, membantu pemenangan Pak Prabowo. Oleh karena itu, karena beliau punya hajat niat, saya hadir untuk membalas kebaikan tersebut, sekaligus memberikan dukungan moril kepada Pak La Nyalla, untuk menjadi pertimbangan," tuturnya.

La Nyalla Dinilai Cagub Berani Menghadapi Mafia Kartel

Ia mengatakan, masalah yang dihadapi Jawa Timur, berdasarkan hasil survei, masyarakat Jatim sekarang membutuhkan sosok pemimpin yang mampu mengendalikan harga-harga kebutuhan pokok.

"Harga-harga kebutuhan pokok, itu relatif masih tinggi. Dan untuk bisa menurunkan harga kebutuhan pokok dan sesuai dengan daya beli masyarakat yang sedang turun, itu membutuhkan sosok seperti Pak Nyalla, yang berani menghadapi mafia-mafia, kartel-kartel barang-barang yang selama ini dikuasai sekelompok atau segelintir pengusaha," ujarnya.

Nyalla juga dinilai sebagai sosok yang memahami dan secara praktek serta keberanian untuk melakukan pemecahan masalah. "Supaya harga kebutuhan pokok terjangkau untuk masyarakat Jawa Timur," katanya.

Permasalahan kedua yang dihadapi Jawa Timur yakni, penciptaan lapangan pekerjaan sekaligus juga untuk mengurangi pengangguran.

"Dua hal pokok ini, pengendalian harga kebutuhan pokok dan penciptaan lapangan pekerjaan, adalah membutuhkan sosok yang punya rekam jejak, pengalaman, dedikasi sebagai wirausaha. Sosok ini hanya ada di Pak La Nyalla dibandingkan dengan tokoh-tokoh lain yang selama ini sudah dimunculkan beberapa lembaga survei," terangnya.

Katanya, menjadi masalah bagi rakyat Jawa Timur, kalau masalah terutama yang dirasakan masyarakat adalah pengendalian harga kebutuhan pokok dan penciptaan pekerjaan, tapi kemudian salah memilih orang.

"Sehingga masalah rakyat Jawa Timur menjadi tidak terpecahkan. Saran saya, dua hal itu menjadi pertimbangan bagi masyarakat Jawa Timur untuk memilih kepala daerahnya nanti pada saat pilkada nanti. Orang yang cocok mengatasi masalah utamanya rakyat Jatim. Saya rasa itu Pak Nyalla," terangnya.


(roi/dnu)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed