DetikNews
Senin 19 Juni 2017, 21:23 WIB

Wali Kota Semarang Beri Motivasi Anak Yatim agar Meraih Sukses

Mega Putra Ratya - detikNews
Wali Kota Semarang Beri Motivasi Anak Yatim agar Meraih Sukses Foto: Dok Pemkot Semarang
Semarang - Keceriaan ratusan anak yatim di luar panti asuhan terpancar dalam kegiatan berbagi bertema Jateng Cinta Yatim yang diselenggarakan oleh Solusi Zakat Indonesia (SZI) Jawa Tengah. Kemeriahan acara bertambah seiring dengan hadirnya orang nomor satu di Kota Semarang, Hendrar Prihadi.

Dalam keterangan tertulis Pemkot Semarang, Senin (19/6/2017), Hendi, sapaan akrab Hendrar Prihadi, berbaur tanpa sekat dengan anak-anak yatim. Bahkan Wali Kota Semarang itu memberi hiburan lewat sejumlah pertanyaan.

"Kalau kamu cita-citanya apa?" tanya Hendi. "Pengin jadi masinis," jawab Yahya.

Kepada anak-anak, Hendi menceritakan semua yang besar berawal dari yang kecil. Orang yang sukses berawal dari yang tidak sukses.

"Semua cita-cita bagus, tapi menuju ke sana harus dipikirkan. Kita jangan jadi generasi yang patah semangat dan harus penuh semangat," ujar Wali Kota, yang juga memberi semangat anak-anak untuk melakukan banyak hal agar menjadi sukses.

Hendi pun memberi apresiasi terhadap stakeholder yang bersumbangsih membantu memperhatikan anak-anak yatim, yang tentu menjadi bagian dari pembangunan. Karena, menurutnya, Semarang adalah kota yang dinamis dengan jumlah penduduk 1,6 juta jiwa. Sebanyak 4,8 persen warganya merupakan golongan kurang mampu.

Sementara itu, Direktur SZI Jateng Harjito menyatakan setiap donasi yang dikumpulkan dari masyarakat pasti disalurkan kembali untuk tujuan yang baik. Di antaranya beasiswa sekolah untuk anak dari tingkat SD sampai SMK.

"Saat ini kami juga bekerja sama dengan Stikubank untuk program beasiswa di perguruan tinggi. Masih banyak juga kegiatan lain untuk masyarakat dari dana itu," katanya.

Tim SZI membuka program donasi dari masyarakat. Masyarakat bisa datang langsung berperan dalam menyalurkan donasi yang bisa dilakukan di kantor Jalan Veteran 55, Semarang.

Lepas 450 Pemudik

Di acara terpisah, Wali Kota Hendrar Prihadi melepas mudik 450 lebih pedagang Warmindo yang populer dengan sebutan warung makan indomi/burjo yang tersebar di Jateng dan Yogyakarta.

Mudik yang merupakan fasilitasi tahunan PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk Divisi Noodle cabang Semarang itu menyediakan 10 bus gratis untuk tujuan mudik ke Jawa Barat, Kuningan, Ciawi, Tasik, dan sekitarnya.

Pria yang akrab disapa Hendi ini mengapresiasi PT Indofood CBP karena acara mudik gratis ini bisa terselenggara sesuai harapan pedagang Warmindo.

"Terima kasih kepada pihak Indofood yang sudah memfasilitasi kawan-kawan Warmindo untuk bisa pulang ke daerah Kuningan dan sekitarnya," ungkapnya.

Mudik dengan cara seperti ini pula bisa meminimalkan jumlah kendaraan pribadi yang lalu lalang di jalur lalu lintas mudik. Karena transportasi yang digunakan lebih sedikit sehingga tidak menambah kemacetan lalu lintas.

Pemerintah Kota sendiri tidak punya cukup dana bila harus menyediakan seluruh keperluan masyarakatnya, karena terbatasnya regulasi serta anggaran yang telah dialokasikan untuk kepentingan lainnya. Maka dari itu, mudik seperti ini dapat dicontoh pihak swasta lainnya dalam membantu Pemerintah Kota Semarang mengurai permasalahan kota.

Pihaknya berpesan kepada kawan Warmindo nanti kalau kembali ke Kota Semarang lagi agar memastikan saudara yang hendak dibawa ke Semarang punya keterampilan.

"Jika sanak saudara yang dibawa mempunyai kemampuan, Pemkot Semarang siap menerima. Tetapi kalau tidak punya kemampuan, dapat menimbulkan problem baru di Semarang. Alangkah baiknya saudara panjenengan tidak dibawa ke kota ini," ujarnya.

Ini dilakukan untuk menghindari problem klasik di Kota besar, yaitu pengangguran. Tingginya angka pengangguran karena salah satunya diakibatkan adanya saudara-saudara dari luar kota datang ke Semarang. Mereka tidak punya keahlian namun tetap berkukuh tinggal di Kota Semarang.

Idul Fitri, Car Free Day Semarang Libur

Mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas sebelum hingga setelah Idul Fitri, Pemerintah Kota Semarang melalui Dinas Lingkungan Hidup Kota Semarang menetapkan penghentian sementara Car Free Day. Melalui surat DLH nomor 660.1/313/BIDIII/V/2017 tanggal 30 Mei 2017, diinformasikan bahwa Car Free Day di sepanjang Jalan Pahlawan, Jalan Pemuda, dan Simpang Lima diberhentikan sementara pada tanggal 18, 25 dan 2 Juni 2017.

Dengan penetapan tersebut, kegiatan rutin minggu pagi Car Free Day libur sementara selama 3 minggu berturut-turut. Kawasan Car Free Day yang biasanya dipadati para pejalan kaki, pedagang, dan warga untuk berolahraga khusus diliburkan sebagai upaya untuk mengantisipasi kepadatan arus mudik hingga arus balik Idul Fitri.

Kegiatan Car Free Day kembali akan diberlakukan seusai libur Lebaran, yakni pada 9 Juli 2017, baik di Jalan Pahlawan, Simpang Lima, maupun Jalan Pemuda.

Sementara itu, bertepatan dengan Idul Fitri 1438 Hijriah, Pemerintah Kota Semarang akan menggelar salat Idul Fitri berjemaah pada hari Minggu (25/6/2017) di halaman Balai Kota Semarang mulai pukul 06.00 WIB dengan imam dan penceramah Prof Dr KH Abdul Djamil, MA, dari Semarang.

Acara kemudian dilanjutkan dengan open office bersama Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi dan jajaran Muspida Kota Semarang di tempat yang sama. Bagi masyarakat yang mengikuti halalbihalal dengan Wali Kota, disediakan hidangan gratis.
(ega/mpr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed