"Ular ini ada potensi untuk pet, hewan peliharaan. Tapi saya belum melihat potensi yang lain. Siapa tau dia punya zat aktif misalnya," kata Kepala Laboratorium Herpitologi Puslit Biologi LIPI Amir Hamidy saat dihubungi detikcom, Senin (19/6/2017).
Hanya saja, menurut Amir, penelitian terhadap Lycodon sidiki masih panjang. Peneliti harus benar-benar tahu dulu mengenai perilaku ular bercorak hitam putih tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: Dok. LIPI |
Terkait istilah ular 'serigala', menurut Amir itu hanya istilah yang diberikan oleh orang Inggris. Justru genus Lycodon pada dasarnya tak memiliki gigi taring.
"Itu hanya orang Inggris saja menyebut kelompok itu sebagai ular 'serigala'. Justru sebetulnya dia tidak punya gigi taring, giginya tampak lurus ke depan yang mencirikan grup itu," tutur Amir. (rna/imk)












































Foto: Dok. LIPI