"Tidak usah takbir keliling. Karena pertama, khawatir terjadi kecelakaan, terjadi gesekan tengah jalan, kemacetan. Toh besoknya akan bersama sama melaksanakan hari raya Idul Fitri," kata Kapolda di Silang Monas, Jakarta Pusat, Senin (19/6/2017).
Mantan Kapolda Jawa Barat itu mengimbau masyarakat untuk menggelar takbiran di masjid-masjid lingkungan setempat. "Jadi di masjid saja dan lebih terkonsentrasi. Di tempat sekitarnya, itu lebih efektif," ujar dia.
Kapolda berharap agar masyarakat betul-betul memperhatikan imbauannya itu. "Insya Allah dengan imbauan saya akan dimengerti sama yang melaksanakan takbir pada malam nanti," kata dia.
Dia menambahkan imbauan tersebut dikeluarkan bukan semata-mata karena potensi kerawanan gangguan kamtibmas yang meningkat. Imbauan itu disebarluaskan agar pelaksanaan malam takbiran berjalan kondusif.
Ia berharap, masyarakat memaknai takbiran menyambut Idul Fitri untuk beribadah dan melakukan hal yang lebih positif. "Daripada keluar, pertama takut terjadi kecelakaan, kedua takut terjadi gesekan, ketiga kemacetan. Keempat buang-buang energi, BBM. Lebih baik buat beli ketupat pakai opor kan," ungkapnya. (mei/aan)











































