DetikNews
Senin 19 Juni 2017, 15:40 WIB

SOTR Berujung Pembacokan di Jakpus, Sandiaga: Jangan Konvoi

Muhammad Idris - detikNews
SOTR Berujung Pembacokan di Jakpus, Sandiaga: Jangan Konvoi Foto: Sandiaga Uno. (Akhmad Mustaqim/detikcom).
Bekasi - Keributan terjadi saat sahur on the road (SOTR) di Jakarta Pusat dan 13 orang mengalami luka bacok. Wagub DKI Jakarta terpilih, Sandiaga Uno mengingatkan agar SOTR tidak perlu dilakukan dengan konvoi.

"Apa misinya, kalau misinya sosial untuk membagikan sahur pada orang yang belum beruntung yang belum ada makan sahur ya bisa dilakukan dengan kegiatan lebih save, lebih terencana, dan tidak usah pakai konvoi-konvoi yang semakin hari semakin saya lihat tidak kondusif dan tidak terkontrol," kata Sandiaga di cold storage PT Suri Nusantara Jaya, Lippo Cikarang, Bekasi, Senin (19/6/2017).



Dia mengimbau SOTR dijalankan sesuai aturan yang diterapkan Pemprov DKI. Lebih baik, SOTR dilakukan bekerja sama dengan lembaga yang terpercaya.

"Kalau memang itu tujuannya kegiatan sosial yang dilakukan, kerjasama dengan lembaga yang biasa melakukan panganan atau bantuan sahur kepada kaum dhuafa," imbaunya.

Sebelumnya diberitakan, Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (19/6/2017) sekitar pukul 02.40 WIB dini hari tadi. Para korban saat itu sedang melakukan kegiatan SOTR.

"Kemudian saat melintas di Jalan Penjernihan, tepatnya di depan SPBU dan di depan kuburan Karet Bivak, berpapasan dengan sekelompok pelaku," ujar Kapolres Jakarta Pusat Kombes Suyudi Ario Seto kepada detikcom, Senin (19/6/2017).



Para pelaku saat itu berjumlah puluhan orang dan mengendarai motor. Mereka membawa atribut bendera.

"Pelaku mengendarai motor yang membawa bendera VOC tiba-tiba melakukan penyerangan menggunakan senjata tajam ke kelompok korban," terang Suyudi.


(imk/erd)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed