Kominfo Akan Pasang Pemancar BTS di Titik Rawan Macet Jalur Mudik

Kominfo Akan Pasang Pemancar BTS di Titik Rawan Macet Jalur Mudik

Ray Jordan - detikNews
Senin, 19 Jun 2017 14:13 WIB
Kominfo Akan Pasang Pemancar BTS di Titik Rawan Macet Jalur Mudik
Foto: Agung Pambudhy
Jakarta - Pemerintah akan mengoptimalkan kualitas komunikasi warga yang melakukan perjalanan mudik. Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Rudiantara akan memasang pemancar Base Transceiver Station (BTS) mobile di titik rawan macet.

"Karena pengalaman yang lalu-lalu, kalau terjadi kemacetan selalu larinya tingginya orang berkomunikasi. Jadi diperkirakan di titik-titik rawan dipasang BTS mobile," kata Rudiantara saat ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (19/6/2017).

Saksikan video 20detik tentang Kominfo di sini:

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


BTS mobile tersebut berupa sebuah mini truk yang membawa perangkat pemancar agar pengguna seluler bisa dengan nyaman menggunakan jaringan telekomunikasi."BTS mobile itu mini truk yang ada towernya, antenanya radionya. Total dari operator gabungan ada sekitar 300," katanya.

Dikatakan Rudiantara, BTS mobile tersebut akan diutamakan ditempatkan jalur mudik Pulau Jawa. "Kalau di luar Jawa praktis tidak terlalu banyak (kemacetan)," katanya.

Nantinya, BTS itu akan dipasang di titik-titik tertentu, terutama yang tidak ada coverage. "Yang kedua, yang diperkirakan kapasitasnya perlu ditambah. Kalau di simpang-simpang kan kalau dulu ada Brexit sekarang exit baru agak lebih ke timur kan. Itu diperkuat di situ oleh operator," jelasnya.

Rudiantara juga menambahkan fasilitas ini bekerjasama dengan berbagai operator jaringan seluler. Pihaknya juga sudah melakukan pengkajian mengenai titik-titik rawan 'drop' komunikasi ini.

"Karena gini, kami punya peraturan menteri mengenai service level. Jadi drive test ini sudah dilakukan sebulan operator, berarti beserta Kominfo ini jalan. Kami mengecek di titik-titik berangkat apakah itu stasiun pelabuhan laut bandara. Kemudian juga tidak hanya di Jakarta ada di kota-kota besar Semarang, Surabaya, Yogyakarta, Makassar, Bali. Bali ini penting karena sebetulnya traffic paling tinggi itu ke Bali. Orang Jakarta yang tidak lebaran semua larinya liburan ke Bali. Itu satu titik-titik keberangkatan dan ketibaan. Kedua jalur tol jalur utara jalur kereta api," jelasnya.

(rjo/aan)


Berita Terkait