DetikNews
Senin 19 Juni 2017, 14:02 WIB

KPU: Idealnya, RUU Pemilu Rampung sejak Tahun Lalu

Andhika Prasetia - detikNews
KPU: Idealnya, RUU Pemilu Rampung sejak Tahun Lalu Ketua KPU Arief Budiman (Andhika Prasetia/detikcom)
FOKUS BERITA: 5 Isu Krusial UU Pemilu
Jakarta - Ketua KPU Arief Budiman mengatakan pembahasan RUU Pemilu saat ini sudah terlalu molor. Ia berharap RUU Pemilu segera selesai dibahas antara DPR dan pemerintah.

"Kalau ngomong ideal, sejak tahun lalu. Kalau sekarang sudah nggak ideal, maka kami berharap ini cepat selesai. Secepatnya lebih bagus," ujar Arief di gedung DPR, Jakarta Pusat, Senin (19/6/2017).

Arief menuturkan KPU hanya memiliki waktu sekitar 2 bulan untuk mempersiapkan aturan Pemilu Serentak 2019 jika RUU Pemilu selesai pada Juli. KPU mengaku rentang waktu 2 bulan mempersiapkan Pemilu Serentak 2019 terlalu mepet.

"Kalau 29 Juli, praktis KPU hanya memiliki waktu 2 bulan menyelesaikan seluruh regulasi. Bukan hanya terlalu mepet, tapi sangat mepet," kata Arief.



Karena itu, KPU saat ini sudah menyiapkan 2 draf PKPU untuk mengantisipasi molornya pembahasan RUU Pemilu. Dua skenario PKPU yang disiapkan sesuai dengan UU lama dan perkembangan terkini RUU Pemilu.

"Jangan ada kesan KPU mau UU ini direvisi apa nggak sih. Karena kalau salah tulis, tafsiran berbeda, nanti KPU mau yang ini apa itu? Kami siap dua-duanya. Ini antisipasi saja," ucap Arief.

KPU menegaskan hanya mengatur masalah teknis penyelenggaraan pemilu. KPU tidak ikut campur dalam tarik-menarik antara DPR dan pemerintah soal RUU Pemilu.

"Jangan seolah-olah malah memicu orang dikira KPU bermain. KPU nggak ikut-ikutan begitu. KPU sepenuhnya mengurus teknis, termasuk 2 draf itu, supaya jika diambil keputusan sudah siap. Nggak lagi nantinya membahas lagi, jadwal konsultasi lagi, habis waktunya," tutur Arief.
(dkp/imk)
FOKUS BERITA: 5 Isu Krusial UU Pemilu
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed