"Kami sudah bertemu dengan direktur TransJakarta. Kata beliau juga masih berhipotesa darimana ya. Beliau kami tanya apa ada masalah pribadi? Tidak ada musuh," kata Kapolres Jakarta Timur, Andry Wibowo, Senin (19/6/2017).
Polisi terus melakukan pengusutan terkait kasus tersebut walaupun saksi dalam kejadian tersebut minim. Selain itu, polisi terus mendalami rekaman CCTV dari sekitar rumah Dirut TransJ tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya polisi menyebut pelaku susah diidentifikasi sebab rekaman CCTV kurang jelas. Kondisi cuaca yang saat itu sedang hujan pun mengaburkan rekaman CCTV yang ada di kediaman Budi.
Pelemparan molotov di rumah Budi terjadi pada Selasa (13/6) malam saat hujan turun. Budi, yang berada di dalam rumah mendengar suara letupan kecil di depan rumahnya, langsung keluar dan melihat api menyala di samping mobilnya yang diparkir di garasi.
(ibh/aan)











































