KedaiKOPI: Gerindra-PKS Ibarat Ganda Terkuat di Jabar

KedaiKOPI: Gerindra-PKS Ibarat Ganda Terkuat di Jabar

Erwin Dariyanto - detikNews
Senin, 19 Jun 2017 13:13 WIB
KedaiKOPI: Gerindra-PKS Ibarat Ganda Terkuat di Jabar
Direktur Eksekutif KedaiKOPI (kemeja putih) (M Iqbal/detikcom)
Jakarta - Partai Gerindra dipastikan berkoalisi dengan Partai Keadilan Sejahtera di Pilgub Jawa Barat. Direktur Eksekutif Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia (KedaiKOPI) Hendri Satrio menyebut koalisi PKS-Gerindra ibarat ganda terkuat di Jabar saat ini.

Hendri mengatakan pusat perhatian di Jawa Barat saat ini adalah PKS. Maklum, sudah dua periode ini PKS selalu menang di Pilgub Jawa Barat. "Jawa Barat ini pusat perhatiannya akan ada di PKS sebagai parpol yang kadernya sudah 2 periode menang sebagai gubernur di Jawa Barat. Bersama Gerindra, PKS ibarat pasangan ganda terkuat saat ini karena momentum politik mereka yang sedang bagus," kata Hendri melalui keterangan tertulis, Senin (19/6/2017).

"Di Jawa Barat, kemungkinan kader PKS akan kembali bertarung di Jabar-1. Koalisi dengan Gerindra kemungkinan akan menempatkan kader Gerindra atau calon yang ditunjuk Gerindra menjadi wakilnya," ucap dia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Hendri, dalam koalisi tersebut sangat tepat jika Gerindra menempatkan PKS sebagai lokomotif di Jawa Barat. Sedangkan Gerindra nantinya akan menjadi lokomotif untuk pilkada di Jawa Tengah atau Sumatera Utara.

Alasannya, kata Hendri, selain Jawa Barat memang sebagai 'kantong' PKS, kader partai ini yang dipersiapkan cukup solid. Ada kemungkinan PKS bisa mendorong Sohibul Iman, Presiden PKS yang juga berdarah Tasik, atau Mardani Ali Sera, yang memang warga Jawa Barat, atau kader lain.

"Kader PKS ini kelak saat dideklarasikan akan mengubah konstelasi Jawa Barat dan pasti akan membuka mata Istana lebar-lebar karena kemungkinan bisa kembali mengalahkan jagoan Istana, Ridwan Kamil," ujar Hendri.

Dia memprediksi Pilgub Jabar akan diikuti minimal 3 pasang calon untuk memecah suara petahana. Pesertanya kemungkinan PKS-Gerindra, koalisi PDIP-NàsDem, dan koalisi Golkar-PAN-Demokrat. "Partai lainnya mungkin akan ikut gerbong yang ada," kata Hendri. (erd/van)


Berita Terkait