"Nah kecelakaan ini kecelakaan ini kan terjadi di daerah yang tidak macet, percaya? Ketika macet tidak ada kecelakaan artinya minim," kata Kakorlantas Irjen Rocyke Lumowa di Kemenpora, Jakpus, Minggu (18/6/2017).
Rocyke mengingatkan kepada pengendara agar tidak terjebak dalam euforia selepas macet. Harus selalu hati-hati.
"Tapi bahaya ketika dia tembus dari kemacetan katakanlah dia macet dua jam kemudian di ujung sepi kemudian dia balas waktu yang tersisa dia kebut di depan," kata Roycke.
Korlantas juga sudah melakukan antisipasi. Ada skenario perlambatan laju kendaraan untuk titik yang rawan sepi.
"Kita sudah antisipasi itu misalnya jalan-jalan yang di Cipali Tol Cipali ini kecenderungan dia ada beberapa kilometer yang sepi di situ ada tanggal-tanggal tertentu yang kita akan buat perlambatan. Atau Ada petugas yang melambai lambaikan bendera atau pada malam hari senter merah membuat perlambatan untuk memperlambat," kata jenderal bintang dua ini. (fjp/fjp)











































