Sandiaga Soroti Atlet DKI yang 'Diperjualbelikan' ke Daerah Lain

Sandiaga Soroti Atlet DKI yang 'Diperjualbelikan' ke Daerah Lain

Ahmad Mustaqim - detikNews
Minggu, 18 Jun 2017 18:49 WIB
Sandiaga Soroti Atlet DKI yang Diperjualbelikan ke Daerah Lain
Foto: Sandiaga Uno (M Fida Ul Haq/detikcom)
Jakarta - Wakil Gubernur Terpilih Sandiaga Salahuddin Uno menerima sejumlah masukan dari timnya yang bergerak di bidang olahraga atau Oke Sport. Sandiaga prihatin dengan keadaan atlet di Jakarta yang dibajak oleh daerah lain saat Pekan Olahraga Nasional (PON).

"Kasihan, banyak atlit kita yang diambil daerah lain ya. nanti ke depan jangan sampai seperti itu, jangan sampai atlit kita diperjualbelikan di PON berikutnya," kata Sandiaga saat menyampaikan sambutan di Jl. Cikajang No 60, Jakarta Selatan, Minggu (18/6/2017).

Sandiaga menjelaskan membicarakan masalah olah raga harus dengan hati. Sandi menjelaskan bukan hanya memakai hati, tapi juga harus bisa mengapresiasi atlet yang memang memiliki prestasi yang membanggakan.

"Olahraga ini adalah salah satu kegiatan yang tidak diberikan terima kasih sama sekali, kalau kalah dimaki-maki orang, kalau menang pejabat yang muncul di depan," ujar Sandi.

Untuk mewujudkan masa depan olahraga yang maju di DKI Jakarta, sandi akan membuat pembinaan. Selain itu dirinya juga akan mengelola secara cermat anggaran yang nantinya akan dialokasikan untuk sarana dan prasarana olahraga, baik itu dari pemerintah maupun swasta.

"Dari segi pembinaan harus ada envolvment dari BUMD, BUMN, dari CSR juga. sebetulnya paling susah didanai itu kegiatan olahraga, kemarin paradigma CSR-nya diarahkan hal-hal yang sebenarnya bisa dibangun dengan APBD," ungkapnya.

Dalam kesempatan itu hadir juga Ketua KONI Provinsi DKI Jakarta Dody Rahmadi Amar. Dia menyampaikan tiga hal penting yang mesti diperhatikan pemerintah, misalnya keberadaan kantor untuk siap cabang olahraga.

"Sampai saat ini beberapa cabang olahraga belum mempunyai kantor, semoga bisa diberi kantor dan tidak berbayar," kata Yudi.

Dia menginginkan kesejahteraan atlet juga turut diperhatikan. Terutama untuk atlet yang berprestasi.

"Tahun 2018 atlet yang berprestasi bisa diangkat jadi PNS, programnya sudah ada pak, jadi pak sandi tinggal melaksanakan," kata Yudi.

Selain itu Yudi juga meminta agar pemerintah meningkatkan Pusat Pendidikan dan Pelatihan Olahraga Pelajaran (PPLP). menurutnya PPLP sangat membantu pemerintah untuk menumbuhkan bibit atlet unggulan, khususnya di DKI Jakarta.

"Nanti tanpa ada PPLP prestasi ke depan tahun 2020 itu sangat sulit sekali," kata Dia. (fjp/fjp)


Berita Terkait