DetikNews
Sabtu 17 Juni 2017, 23:04 WIB

Soal Presidential Threshold, Jokowi: Masa Mau Kembali ke Nol

Ray Jordan - detikNews
Soal Presidential Threshold, Jokowi: Masa Mau Kembali ke Nol Foto: itle Presiden Jokowi kunjungan kerja di Semarang, Jawa Tengah. (Rusman-Biro Pers Setpres)
Jakarta - Presiden Joko Widodo bicara soal sikap pemerintah tentang presidential threshold (ambang batas pencalonan presiden) sebesar 20 persen kursi DPR dan 25 persen perolehan suara sah nasional dalam pembahasan Rancangan Undang-Undang Penyelenggaraan Pemilihan Umum. Jokowi menekankan pembangunan politik negara harus konsisten menuju pada penyederhanaan.

"Politik negara ini akan semakin baik harus ada konsistensi, sehingga kita ingin kalau yang dulu sudah 20 (persen), masak kita mau kembali ke nol," ucap Jokowi.

Jokowi menyampaikan ini kepada wartawan usai santap malam di kawasan Ungaran, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah seperti dalam keterangan tertulis yang disampaikan Kepala Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden, Bey Machmudin, Sabtu (17/6/2017).

itle Presiden Jokowi kunjungan kerja di Semarang, Jawa Tengah.itle Presiden Jokowi kunjungan kerja di Semarang, Jawa Tengah. Foto: Rusman-Biro Pers Setpres


Dengan menerapkan ambang batas secara konsisten, maka akan terjadi penyederhanaan. "Baik parpolnya, baik dalam pemilunya. Kita harus konsisten seperti itu dan saya sudah menugaskan kepada Mendagri untuk mengawal itu," ujarnya.

Menanggapi kabar yang menyebut bahwa pemerintah akan mengeluarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang bila tidak ada titik temu dalam pembahasan, Jokowi menegaskan saat ini RUU tersebut masih dalam pembahasan.

"Kita ini sudah mengajak bicara fraksi-fraksi yang ada di sana untuk bersama-sama. Jangan hanya kepentingan hari ini atau kepentingan pemilu ini atau jangan kepentingan pilpres ini. Tapi harusnya kan visi ke depan kita, politik negara harus seperti apa. Kita kan harus menyiapkan itu kan," katanya.

Sementara itu, Jokowi enggan berkomentar jauh saat ditanya apakah pemerintah akan menarik diri dalam pembahasan apabila usulan ambang batas pencalonan presiden diubah. "Kan belum, ini masih pembahasan kok. Kamu jangan manas-manasi," tuturnya.
(rjo/idh)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed