Basuki mengatakan pada mudik tahun lalu, pihaknya berjibaku mengantisipasi rob di sana dengan mengerahkan lebih dari 10 pompa air dan juga membendung air menggunakan ribuan karung berisi pasir.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk tahun 2017 ini sudah ada sistem polder dan pompa yang efektif menangkal rob di jalur Pantura Terboyo. Polder tesebut berada di sekitar Sungai Tenggang, Sringin, dan Babon. "Ini polder dari Tenggang ke Sringin kemudian Babon. Dengan pembangunan ini ada pompa yang bisa atasi rob di jalan nasional," terang Basuki.
Jika tetap terjadi genangan air, kemungkinan disebabkan oleh hujan. Meski demikian pada bulan Juni ini, diperkirakan curah hujan tidak tinggi.
"Ini bulan Juni diprediksi tidak ada cuaca ekstrim. Rob yakin tidak terjadi," tegasnya.
Meski yakin, lanjut Basuki, pihaknya tetap melakukan langkah antisipasi dengan menyiagakan pompa air. Hal itu demi kenyamanan pada saat arus mudik dan balik. "Untuk antisipasi tetap siapkan pompa," ujar Basuki.
Selain sistem polder, untuk jangka panjang penanganan rob di Semarang dilakukan dengan tanggul tol Semarang-Demak. Untuk saat ini prosesnya masih tahap lelang. "Jalan tol sedang dilelang," katanya.
Terpisah, Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi mengatakan pembangunan tanggul atau seat pile di sungai-sungai sekitar Terminal Terboyo sudah mulai dijalankan sehingga efektif mengatasi rob termasuk di terminal Terboyo yang sempat tergenang beberapa waktu lalu.
"Kami yakin Terminal Terboyo Semarang pada H-7 atau setidaknya H-5 sudah kering dari rob," tegas Wali Kota yang aktab disapa Hendi itu.
(alg/aan)











































