Dosen dan Karyawan UGM Berduka

Peringati Hardiknas

Dosen dan Karyawan UGM Berduka

- detikNews
Senin, 02 Mei 2005 07:18 WIB
Yogyakarta - Dosen dan karyawan di lingkungan Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, hari ini Senin (2/5/2005) akan menggelar aksi UGM Berduka. Mereka akan menggelar upacara sendiri dengan mengenakan pita hitam di lengan.Aksi ini yang digelar bersamaan dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) itu sebagai ungkapan keprihatinan kenaikan gaji Rektor dan pejabat UGM sebesar 400 persen."Kami tetap akan mengelar aksi UGM Berduka hari ini di Balairung Gedung Pusat, meski rektor telah membatalkan upacara peringatan Hardiknas di UGM dengan alasan sudah dilakukan oleh pemprov DIY," kata salah satu koordinator aksi Arie Sujito kepada detikcom, Senin (2/5/2005).Arie mengatakan upacara ini digelar sebagai wujud keprihatinan para dosen terhadap kondisi kampus UGM yang telah menjadi institusi bisnis dan politik. Nilai-nilai kerakyatan yang melekat di UGM itu sudah hilang semua. "Contohnya sudah banyak, masalah kenaikan gaji 400 persen, proyek pembangunan book store di Jl Kaliurang ternyata tidak punya izin Amdal dari Pemkab Sleman, pengadaan mobil dinas rektor dan sejumlah pejabat tinggi di UGM," katanya.Sementara itu berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun detikcom, pihak rektorat UGM memilih meniadakan upacara Hardiknas yang diselenggarakan tiap tahun itu dengan alasan upacara semacam itu sudah dilaksanakan juga oleh Pemprov DIY. Rektorat sendiri telah memberikan edaran kepada semua fakultas dan instansi di lingkungan UGM mengenai peniadaan upacara Hardiknas.Namun besar kemungkinan sejumlah pejabat di UGM ketakutan bila upacara digelar kemudian menjadi ajang unjuk rasa dosen dan karyawan setelah munculnya kasus gaji rektor. Bahkan hingga pukul 06.00 WIB, belum ada tanda persiapan yang dilakukan oleh bagian perlengakapan UGM untuk menggelar upacara. (mar/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads