"Kita tunggu saja, anggota masih melakukan pendalaman. Kita belum tahu jenis senjata apinya," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (16/6/2017).
Argo belum bisa memastikan apakah komplotan tersebut mendapatkan senjata api dari jaringan di Lampung. "Iya kan belum ketangkep, nanti tunggu saja," sebutnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Polisi menyita sejumlah barang bukti dari para pelaku. Tas korban berisi sejumlah struk transaksi keuangan via ATM dan beberapa token/key BCA disita dari para pelaku.
Selain itu lima butir peluru tajam juga disita dari komplotan tersebut. "(Peluru disita) dari temannya (pelaku). Kan kita geledah, di tas itu ada itu," kata Argo.
(mei/fdn)










































