detikNews
Jumat 16 Juni 2017, 17:18 WIB

Ramadan, KPI Minta Stasiun TV Setop Tayangan Berisi Caci Maki

Akhmad Mustaqim - detikNews
Ramadan, KPI Minta Stasiun TV Setop Tayangan Berisi Caci Maki Pemaparan evaluasi siaran Ramadan KPI (Akhmad Mustaqim/detikcom)
Jakarta - Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) mengevaluasi tayangan televisi saat Ramadan ini. Hasilnya, KPI ingin tayangan yang memuat konten canda tawa berlebih hingga berujung caci maki disetop.

Komisioner KPI Pusat Dewi Setyarini menyatakan KPI sangat menyayangkan masih adanya program di televisi yang memuat adegan kekerasan, melanggar norma kesopanan, serta merendahkan derajat manusia. Temuan tersebut sangat bertentangan dengan semangat Ramadan yang mengedepankan kedamaian.

"KPI menemukan secara umum potensi pelanggaran, paling banyak pada pasal penghormatan terhadap norma kesusilaan, tentang perlindungan anak remaja, tentang perlindungan kepada orang dan masyarakat tertentu," ungkap Dewi di kantornya, Jalan Gajah Mada, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (16/6/2017).

"Kesimpulan kami, dari berbagai macam program tayang, program tayangan lebih mengarah pada pelanggaran pasal penghinaan makian secara fisik," tuturnya.

KPI telah mengambil tindakan atas pelanggaran-pelanggaran tersebut. KPI pun telah memanggil stasiun TV terkait untuk menghentikan dan mengurangi tayangan berisi cacian tersebut.

"Kami sudah melakukan berbagai upaya, misalnya memanggil beberapa penyelanggara. Ini upaya preventif agar tidak mengulangi," ujar Dewi.

Ke depan, KPI berharap stasiun televisi menayangkan program-program Islami di bulan Ramadan ini. Dewi memberi contoh program yang baik.

"Harapannya, harus sesuai dengan spirit Ramadan, lebih banyak tampilkan program Islami. Pencarian bakat penghafal Alquran anak-anak, itu bagus ditiru," ucapnya.
(gbr/tor)


Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com