MS Kaban Terpilih Jadi Ketua Umum DPP PBB

MS Kaban Terpilih Jadi Ketua Umum DPP PBB

- detikNews
Minggu, 01 Mei 2005 18:05 WIB
Surabaya - Malam Sabat Kaban (MS Kaban) berhasil mengalahkan para seterunya. Dengan mendapat 283 suara, Kaban terpilih sebagai ketua umum DPP PBB (Partai Bulan Bintang) 2005-2010. Hamdan Zoelva tidak mampu melawan. Kemenangan Kaban ini ditetapkan dalam sidang pemilihan ketua umum PBB di arena Muktamar II PBB di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya, Minggu (1/5/2005). Proses pemilihan ketua umum ini berjalan cukup tegang. Aturan yang disepakati, pemilihan ketua umum dilakukan dalam dua putaran, apabila ada lebih dari satu calon ketua umum yang memperoleh di atas 50 suara. Dan dalam putaran pertama, dari 415 suara yang diperebutkan, hanya Kaban dan Hamdan Zoelva yang memperoleh di atas 50 suara. Kaban meraup 283 suara, Hamdan Zoelva 61 suara, dan Sahar L Hasan 47 suara. Yusril yang sudah tidak bersedia dicalonkan masih mendapat 8 suara. Ada empat suara yang tidak sah. Sisanya, mampir ke kader-kader PBB yang belum terkenal. Atas hasil ini, Hamdan Zoelva sebenarnya masih berpeluang di putaran kedua. Namun, wasekjen DPP PBB periode 2000-2005 itu tidak berani bertarung lagi. Hamdan malah menyerahkan 61 suara yang didapatkannya kepada Kaban. Hamdan pun angkat bicara. Dia secara resmi menyerahkan 61 suara yang didapatkannya kepada Kaban. Karena itu, putaran kedua tidak perlu dilakukan. "Siapa pun yang terpilih ketua umum PBB harus all out membesarkan partai. Jangan sampai terjadi seperti Pemilu 2004, PBB terkena electoral thereshold," kata Hamdan. Usai Hamdan pidato, seorang peserta muktamar langsung merebut pengeras suara. "Allahu akbar. Mulia sekali hati Bang Zoelva," kata peserta itu. Gema takbir dari para muktamirin pun membahana. Sementara itu, seusai terpilih sebagai ketua umum PBB, Kaban berjanji akan memenuhi kewajiban sebagai ketua umum dan membesarkan partai. "Memang, pemilu lalu kita mendukung SBY. Tapi, partai kita harus tetap kritis terhadap pemerintah," kata Kaban yang diiringi kumandang salawat. Sebelum pemilihan, Kaban yang kini menteri kehutanan di kabinet SBY-JK tidak akan mundur dari kabinet bila terpilih menjadi ketua umum. (asy/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads