Theo Toemion Bantah Lakukan Pemukulan di JIS

Theo Toemion Bantah Lakukan Pemukulan di JIS

- detikNews
Minggu, 01 Mei 2005 16:37 WIB
Jakarta - Kepala BKPM (Badan Koordinsi Penanaman Modal) Theo Toemion membantah mengamuk di lapangan Jakarta International School (JIS). Dia menjelaskan kasus ini, tentu sesuai versinya. Theo membantah melakukan pemukulan. Theo menjelaskan masalah ini panjang lebar dalam jumpa pers di lantai dua, kantor BKPM, Jl. Gatot Subroto, Jakarta, Minggu (1/5/2005). Saat menjelaskan duduk perkara masalah yang terjadi saat pertandingan bola basket ini, Theo yang mengenakan jas hitam dan kemeja putih ini memutar rekaman video tentang asal muasal kasus tersebut. Sebelum menjelaskan isi rekaman video itu, Theo menjelaskan bahwa ada tiga hal yang dia klarifikasi. Pertama, tidak ada sama sekali wanita yang dipukul. Kedua, tidak ada wasit yang mengalami patah hidung. Ketiga, JIS menganggap kasus ini sudah selesai. Sambil menjelaskan rekaman video, Theo menyatakan, yang berulah pertama kali dalam kasus ini bukanlah dirinya. Tapi, Michael Mabbee, koordinator pertandingan. Mabbee (perempuan) menginginkan agar Daniel Toemion (7), anak Theo, segera dikeluarkan dari arena pertandingan, dengan alasan melakukan kesalahan sebanyak empat kali. Tapi, dalam rekaman video itu, Theo menunjukkan, bahwa anaknya itu hanya melakukan kesalahan satu kali. "Dan in bukan merupakan pelanggaran berat," jelas Theo yang tampak semangat. Menurut Theo, dalam pertandingan ini, anaknya hanya bermain pada kwarter kedua dan keempat. Dan dalam pertandingan itu, anaknya sangat jarang memegang bola. Informasi dari pelatih tim Lakers - nama tim yang diikuti anak Theo - Melki (WNI), Michael Mabbee sangat berambisi untuk mengalahkan tim Lakers. Dalam pertandingan ini, anak Mabbee memang bermain dalam tim yang menjadi lawan Lakers. Tim anak Mabbee ini bernama Mavericks. Sebenarnya, kata Theo, Daniel baru masuk ke arena pertandingan pada grade pertama. Namun, atas usulan Mabbee, Daniel dimasukkan ke grade kedua dengan tujuan untuk melemahkan tim Lakers yang memang tidak terkalahkan. Ini memang terlihat dalam video itu. Ketika Tim Maverick kalah 4-6 dari tim Lakers, Mabbee mulai membuat ulahnya dengan mendatangi Melki, pelatih tim Lakers. Mabbee meminta agar Daniel segera dikeluarkan dari arena pertandingan. Di situlah awal terjadinya insiden ini. Ketika Michael Mabbee meminta agar Daniel dikeluarkan, Melki tidak menyetujuinya. Nah, dalam video itu, Mabbee terlihat kesal. Melki pun kemudian mendatangi asisten pelatih membicarakan soal permintaan Mabbee. Akhirnya, Melki membicarakan hal ini kepada kakak Toemion, yang memang menonton pertandingan itu. Atas kisruh ini, istri Theo Toemion kemudian mendatangi kursi pelatih dan meminta penjelasan mengenai apa yang sebenarnya terjadi. Dari putaran video itu, Melki menjelaskan kepada istri Theo bahwa Mabbee menginginkan anaknya segeta keluar dari arena perandingan, dengan alasan sudah melakukan empat kali foult. Namun, ketika istri Theo mengecek di meja wasit, Daniel hanya melakukan satu kali kesalahan. Dengan data seperti ini, Theo mendatangi Mabbee untuk menanyakan apa yang sebenarnya terjadi. Theo merasa tindakan mengeluarkan anaknya tidak adil. Percakapan Theo dan Mabbee tegang. Theo juga menyatakan, Mabbee telah bertindak rasialis. Sayang, saat ini percakapan Theo dan Mabbee ini, tidak terabadikan dalam rekaman vidoe. Karena pertemuan itu tegang, Mabbee pun meninggalkan Theo. Theo berusaha mengejarnya. Namun usaha ini dihalangi oleh sejumlah warga negara asing yang ada di sana. Theo pun memberontak. "Mungkin saat saya dihalang-halangi inilah, saya diberitakan seolah-olah mengamuk," kata Theo. Padahal, aku Theo, dirinya mengejar Mabbee untuk membicarakan masalah ini secara baik-baik dan bukan untuk memukul. "Saat saya berontak itu, mungkin ada yang terkena pukul saya, sehingga wajahnya agak lecet," tutur Theo. Dan setelah dihalang-halangi oleh sejumlah warga negara asing, Theo dihampiri Mabbee. Menurut Theo, Mabbee berbicara ke dirinya tentang hal yang tidak patut diungkapkan. Sayang, Theo tidak mau menyebutkan maksud bicara yang tidak patut itu. (asy/)


Berita Terkait