Ziarah ke TMP Kalibata merupakan kegiatan rutin yang dilakukan oleh Pemprov DKI tiap jelang hari ulang tahun Jakarta pada tanggal 22 Juni. Djarot berharap dengan kegiatan itu semua pejabat Pemprov DKI bisa paham dengan integritas dari para pemimpin Jakarta terdahulu.
"Kenapa kita kesini setiap hari ulang tahun Jakarta, supaya seluruh pejabat dan pegawai Pemprov tahu sejarah dan asal usul dari pemerintahan Provinsi DKI Jakarta. Saya harapkan mereka paham integritas dari para pendiri atau peletak dasar pemerintah Jakarta," kata Djarot di TMP Kalibata, Jakarta Selatan, Jumat (16/6/2017).
Djarot ingin dengan cara seperti ziarah yang dilakukan tiap tahunnya, bawahannya lebih bersemangat dan beritegras dalam melayani warga. Salah satunya dengan tidak melakukan korupsi.
"Dengan cara seperti itu mereka akan lebih bersemangat dan menjadikan para pegawai Pemprov ini sosok yang berintegritas yang memang harus melayani. Pemerintah DKI itu dibentuk tujuan pokoknya melayani warga dengan sebaik-baiknya tanpa korupsi," tegas Djarot.
Djarot juga menceritakan dirinya sempat ngobrol dengan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M Iriawan dan Pangdam Jaya Mayjen TNI Jaswandi soal kepemimpinan awal Jakarta. Menurut Djarot, awalnya Gubernur Jakarta dipilih oleh pemerintah pusat. Sebab, dahulu gubernur setingkat dengan menteri.
"Tadi saya cerita sama Kapolda dan Pangdam bahwa dulu pada awalnya Wali Kota maupun Gubernur Jakarta yang memilih pemerintah pusat, pembantu presiden. Kemudian karena proses demokrasi sejak zaman Pak Suwirjo sampai Pak Ali Sadikin itu yang memilih pemerintah pusat. Karena dulu Gubernur selevel dan setingkat menteri," tutur Djarot.
"Inilah makna dari Daerah Khusus Ibukota. Sama seperti di Ibu Kota nggak ada kota otonomi. Tapi kota administratif karena Wali Kota diangkat Gubernur, termasuk Bupati," tutupnya. (bis/ams)











































