"Di Merak ada kendaraan yang kita siagakan, 2 kendaraan kecil dan 1 truk ditambah perahu dan alat-alat keselamatan," kata Kepala Pos SAR Banten Hairoe Amir saat dikonfirmasi, Jumat (16/6/2017).
Selain berpatroli di laut, lanjut Hairoe, SAR Banten akan melakukan kegiatan patroli di darat, seperti jalan tol yang dilalui para pemudik dan jalur arteri. Hairoe menyebut, karena Pos SAR Banten masih berada di bawah Basarnas Jakarta, kegiatan patroli di darat sampai ke Cikarang, Bekasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Basarnas Banten juga membuka posko di Dermaga VI Pelabuhan Merak. Kapal motor juga nantinya akan sandar di dermaga baru itu. Meski begitu, apabila kondisi dermaga sibuk, kapal patroli akan dipindahkan.
"Kita juga buka posko di situ, ada kapal kita yang sandar di situ buat siaga. Tapi, kalau nanti aktivitas Dermaga VI sibuk, kita sandar di dermaga lain," jelasnya.
Basarnas Banten juga menyiagakan 30 personel di Pelabuhan Merak. Pada H-4 nanti, personel bantuan akan datang dari Jakarta untuk berpatroli di sekitar Selat Sunda.
"Di Pelabuhan Merak 10 orang, dari Jakarta 20 orang, ada juga yang memang khusus dari Jakarta berpatroli cuma memang tidak setiap hari, mulai H-4 sudah mulai patroli itu 15 personel," tutupnya. (rvk/rvk)










































