Polda Riau Terjunkan 1.300 Personel Amankan Arus Mudik dan Lebaran

Polda Riau Terjunkan 1.300 Personel Amankan Arus Mudik dan Lebaran

Chaidir Anwar Tanjung - detikNews
Kamis, 15 Jun 2017 23:12 WIB
Polda Riau Terjunkan 1.300 Personel Amankan Arus Mudik dan Lebaran
Kombes Guntur Aryo Tejo (Foto: Chaidir Anwar Tanjung/detikcom)
Pekanbaru - Polda Riau akan menerjunkan 1.300 personel untuk mengamankan arus mudik dan pengamanan saat Lebaran Idul Fitri 2017. Selain itu Polda Riau juga akan mendirikan 47 pos pengamanan mudik.

Kabid Humas Polda Riau, Kombes Guntur Aryo Tejo mengungkapkan hal itu kepada detikcom, Kamis (15/6/2017). Guntur menjelaskan, pengamanan mudik dan lebaran tahun ini dengan tema Ramadniya Siak 2017.

"Pada pengamanan arus mudik dan lebaran tahun ini kita lebih humanis dan kedamaian mengedepankan aspek kemanusian," kata Guntur.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Masih menurut Guntur, 1.300 personel ini juga melibatkan Brimob Polda Riau. Ini akan ditambah lagi dari personel instansi terkait seperti Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan dan TNI.

"Nantinya akan ada tim gabungan yang melibatkan instansi terkait. Seluruh personel gabungan tersebut akan ditempatkan di 47 pos pengamanan," kata Guntur.

Dalam pengamanan arus mudik dan lebaran ini, kata Guntur, akan ada personel kepolisian yang akan diterjunkan di pusat keramaian. Ini untuk memberikan rasa aman masyarakat selama lebaran.

"Nanti akan ada personel kepolisian ditempatkan ke suatu tempat keramaian. Personel itu akan berjalan mengitari pusat keramaian tersebut untuk memberikan rasa kenyamanan," kata Guntur.

Begitu juga personel yang ditempatkan di jalur lintas provinsi. Dengan menggunakan mobil patroli, kata Guntur, personel akan berkeliling sepanjang jalan.

"Jadi nanti personel kita dengan mobil patroli akan berkeliling satu pos pengamanan ke pos lainnya," kata Guntur.

Begitu juga penempatan personel di lokasi rawan longsor di wilayah perbatasan Riau dengan Sumatera Barat (Sumbar).

"Khusus di lokasi rawan longsor ini, kita tentunya berkoordinasi dengan instansi terkait dalam hal menempatkan alat berat. Ini semua untuk mengantisipasi bila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," tutup Guntur.

(cha/jor)


Berita Terkait