RUU Pemilu Deadlock, JK: Biasalah, Politik

RUU Pemilu Deadlock, JK: Biasalah, Politik

Muhammad Taufiqqurahman - detikNews
Kamis, 15 Jun 2017 14:03 WIB
RUU Pemilu Deadlock, JK: Biasalah, Politik
Wapres JK (Mega Putra Raya/detikcom)
Jakarta - Pembahasan RUU Pemilu di DPR menemui jalan buntu alias deadlock. Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menyebut kejadian itu sebagai bagian dari proses politik.

"Ya habis lebaran lah. Biasalah politik kan," ujar JK di kantor Wapres, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Kamis (15/6/2017).

JK mengatakan apa yang terjadi di DPR adalah bagian dari proses politik. Menurutnya, semua partai tetap berusaha agar pilihannya dapat diakomodir dalam RUU Pemilu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pasti partai-partai yang kecil ingin rendah (Presidential Treshold), partai yang besar tidak ada soal tinggi. Itu biasa," terangnya.

Terkait soal ambang pencalonan presiden, JK berharap syarat pencalonan tidak lagi diubah dan posisi pemerintah tetap pada 20 persen.

"Iya, ini sudah dua kali berlangsung Pemilu dengan cara itu kok. Kenapa mesti dirubah lagi?" ucapnya.

(fiq/dnu)


Berita Terkait