Kata Polisi Soal Dugaan Kaitan Teror Dirut TransJ dengan Isu Mogok

Kata Polisi Soal Dugaan Kaitan Teror Dirut TransJ dengan Isu Mogok

Mei Amelia R - detikNews
Kamis, 15 Jun 2017 12:39 WIB
Kata Polisi Soal Dugaan Kaitan Teror Dirut TransJ dengan Isu Mogok
Rumah Direktur Utama PT TransJakarta Budi Kaliwono di Pulogadung, dilempar molotov (Foto: Ibnu Hariyanto/detikcom)
Jakarta - Polisi belum bisa memastikan adanya keterkaitan teror molotov di rumah Dirut Transjakarta Budi Kaliwono dengan aksi mogok karyawan. Apakah polisi akan memeriksa karyawan yang terlibat aksi mogok untuk mendalami motif teror molotov tersebut?

"Pekerjaan polisi kan memeriksa. Enggak mungkin kami meminta keterangan yang lain, (tetapi) yang ada hubungannya kami mintai keterangan. Tentunya ini bagian dari penyelidikan dan penyidikan," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (15/6/2017).

Baca juga: Ini Penampakan Molotov yang Dilempar ke Rumah Dirut TransJ

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pihaknya menurut Argo akan mendalami kemungkinan keterkaitan teror dengan peristiwa aksi mogok karyawan. "Apakah kasus ini berkaitan dengan isu mogok karyawan kemarin atau tidak. Nanti akan kami lihat," lanjutnya.

Tim saat ini masih menyelidiki kasus tersebut. Selain memintai keterangan para saksi, polisi juga sudah menganalisa rekaman CCTV di lokasi.

"Tentunya penyidik masih mencari siapa pelakunya, kemarin juga sudah menganalisa CCTV, kami belum dapat hasilnya, akan kami lakukan penyelidikan dan mencari saksi lain," sambungnya.

[Gambas:Video 20detik]

Baca juga: Dirut TransJ Yakin Pelaku Pelemparan Bom Molotov Bukan Karyawannya

Kediaman Budi Kaliwono di kawasan Pulogadung, Jakarta Timur, dilempar bom molotov oleh orang tidak dikenal, pada Rabu (13/6) malam. Budi dikejutkan dengan suara letupan kecil di depan rumahnya saat sedang berkumpul dengan keluarga.

Budi lalu menengok keluar dan melihat ada api menyala di samping mobil yang terletak di garasi rumahnya. Budi dan istrinya kemudian memadamkan api tersebut dengan kain basah. (mei/fdn)


Berita Terkait