Pemusnahan dilakukan di halaman parkir gedung BNN, Cawang, Jakarta Timur, Kamis (15/6/2017).
"Ini pemusnahan yang ke-6 kali sudah kita lakukan. Banyak masyarakat yang menanyakan apakah barang yang dimusnahkan itu asli apa tidak. Kita juga lakukan uji laboratorium dan menghadirkan media. Jadi tidak ada lagi yang berpikir kalau barang ini ditukar," kata Kepala BNN Komjen Budi Waseso (Buwas).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
BNN musnahkan barang bukti 28,8 kilogram sabu dan 173 butir ekstasi, Kamis (15/6/2017). Foto: Ibnu Hariyanto/detikcom |
"Pertama tanggal 29 April 2017 petugas BNNP Kalbar ada informasi pengiriman paket Sabu ke NTB. Tersangka yang merupakan pemesan ditangkap di Kota Mataram, kedua BNN pada tanggal 6 Mei 2017 menangkap seorang wanita di Perumahan Harapan Cluster Taman Sari, Bekasi dan terakhir BNN berkerjasama dengan Polis Diraja Malaysia tanggal 14 Mei 2017 mengungkap Jaringan Malaysia yang dikendalikan tahanan Lapas Tanjung Gusta yaitu Togiman alias Toge," papar Buwas.
Dalam pemusnahan, petugas juga menyisihkan barang bukti untuk uji laboratorium yakni 66,50 gram sabu dan 6 butir ekstasi. Pemusnahan barang bukti narkoba ini dihadiri Putri Indonesia 2017 Bunga Jelitha Ibrani, Sekjen DPD Sudarsono Hardjosoekarto serta para komunitas penggiat anti narkoba.
(ibh/fdn)












































BNN musnahkan barang bukti 28,8 kilogram sabu dan 173 butir ekstasi, Kamis (15/6/2017). Foto: Ibnu Hariyanto/detikcom