Amankan Demo Buruh di Istana, 3 SSK Polri Dikerahkan

Amankan Demo Buruh di Istana, 3 SSK Polri Dikerahkan

- detikNews
Minggu, 01 Mei 2005 12:16 WIB
Jakarta - Ribuan buruh kini berdemonstrasi di depan Istana Merdeka. Sekitar 3 SSK (satuan setingkat kompi) disiagakan. Aparat dilarang membawa sangkur dan pentungan. Pistol para komandannya juga harus dikosongkan dari peluru. Kapolres Jakarta Pusat Kombes Pol Sukrawardi Dahlan telah menginspeksi pasukannya itu ketika meninjau anak buahnya di depan Istan Merdeka, Jl. Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Minggu (1/5/2005). Kapolres menjelaskan, tiga SSK pasukan yang dikerahkan ini berasal dari Samapta dan Brimob. Juga ada bantuan dari Polda Metro Jaya. Pasukan ini dikerahkan khusus untuk mengamankan aksi ini. Dalam briefingnya, Kapolri meminta anak buahnya untuk bersikap simpatik dan tidak memancing aksi kekerasan. Kapolres juga mengecek para anggota Brimob apakah membawa sangkur, pentungan, atau pistol. Dalam inspeksi itu, Kapolri melarang pasukannya membawa peralatan untuk kekerasan itu. Komandan Peleton yang membawa pistol juga diminta untuk mengosongkan peluru. "Kita datang ke sini bukan unruk berperang," kata Kapolres kepada anak buahnya. Sementara itu, sekitar pukul 11.30 WIB, ribuan buruh yang sebelumnya berkumpul di bundaran HI, sudah tiba di depan Istana Merdeka. Kini, mereka berkumpul di jalur hijau di bibir pagar Monas (Monumen Nasional). Tampak dalam aksi ini, tokoh buruh Dita Indahsari. Orasi-orasi terus dilakukan para perwakilan buruh dari berbagai elemen yang datang dari Jakarta, Bogor, Tangerang, dan Bekasi. Tiga buah mobil yang memuat sound system dijadikan panggung orasi. Mereka meminta buruh disejahterakan. (asy/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini