Begini Rekayasa Lalu Lintas di Tol Tangerang-Merak Saat Mudik 2017

Begini Rekayasa Lalu Lintas di Tol Tangerang-Merak Saat Mudik 2017

Bahtiar Rifa'i - detikNews
Kamis, 15 Jun 2017 00:10 WIB
Begini Rekayasa Lalu Lintas di Tol Tangerang-Merak Saat Mudik 2017
Gerbang Tol Merak (Foto: Arie Ardiansyah melalui pasangmata.com)
Serang - Pada tahun 2016 pemudik yang melintasi Tangerang-Merak kira-kira berjumlah 1.890.000 kendaraan roda dua. Tahun ini, diperkirakan ada kenaikan 6,1 persen atau hampir 2 juta kendaraan yang melintas menuju Sumatera lewat Merak.

Direktur Teknik dan Operasi PT Marga Mandalasakti sebagai pengelola tol Tangerang-Merak mengatakan, Sunarto Sastrowiyoto, memprediksi puncak arus mudik akan terjadi pada H-3 sampai H-2 lebaran. Sedangkan arus balik terjadi pada H+2 sampai H+6 berikut juga dengan arus kendaraan yang berwisata.

Akan ada skema rekayasa lalu lintas jika terjadi kepadatan di pelabuhan Merak atau ketika memasuki gerbang tol Merak. Seperti apa?

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sunarto menjelaskan, rekayasa pertama akan ada penampungan kendaraan di jalan Cikuasa sampai pertigaan Tol Merak. Sementara itu akan akan dilakukan buka tutup di gerbang Tol Merak untuk mengurangi jumlah kendaraan.

Rekayasa kedua akan dilakukan pengaturan kendaraan di rest area KM 68 dan KM 43. Di rest area tersebut, kurang lebih dapat menampung sampai 300 kendaraan. Terakhir akan ada pengalihan lalu lintas tujuan Merak melalui Cilegon Barat jika kemacetan masih terjadi di dalam tol.

"Jadi nanti begitu pada H-3 biasanya kepadatannya itu kita siapkan segala aturan. Misalkan terjadi kepadatan di Merak, kita alihkan ke Cilegon Barat," kata Sunarto kepada wartawan di Kota Serang, Rabu (14/6/2017).

Kemudian di rest area KM 68 dan KM 43 akan disediakan bengkel, pos kesehatan, dan penjualan tiket penyeberangan kapal menuju Merak. Untuk pemudik yang sudah terlanjur masuk ke tol dan kekurangan bahan bakar, akan ada patroli penjualan bahan bakar dari jeriken. Ini dilakukan agar tidak ada hambatan kendaraan yang menyebabkan kemacetan panjang menuju Merak.

"Kita menyiapkan bantuan pengguna jalan dari sisi pelayanan dan BBM. Tapi harapannya, mereka isinya di rest area," katanya.


Selain itu, bagi kendaraan jenis truk ketika H-4 sampai H+3 juga dilarang memasuki jalur tol Tangerang-Merak. Ini sesuai dengan aturan yang dikeluarkan oleh Kementerian Perhubungan. Sedangkan untuk angkutan BBM atau bahan pokok akan dilakukan pengawalan oleh pihak Patroli Jalan Raya (PJR).

"Prinsipnya kami sebagai fasilitator tol, koordinasi melakukan penindakan, sosialisasi dan himbauan," ujar Sunarto. (bri/rna)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads