"Saya bersyukur ini dimulai 6 Juni. Saya teringat 6 Juni itu hari kelahiran Bung Karno dan dikukuhkan bulan Juni ini hari lahir Pancasila dengan moto 'Saya Indonesia, Saya Pancasila'," kata Djarot dalam sambutannya di acara Pembukaan Jakarta Fair 2017 di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (14/6/2017) malam.
Jakarta Fair 2017 ini, disebut Djarot, menjadi ajang pembuktian bahwa Indonesia berkepribadian dan mampu berdikari di bidang ekonomi ataupun politik. Djarot berharap tahun ini Jakarta Fair bisa menyedot lebih dari 6 juta pengunjung dengan lebih dari Rp 6,7 triliun transaksi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jakarta Fair jadi satu momentum bagi kita semua untuk mewujudkan cita-cita itu. Menurut laporan, Jakarta Fair sudah dikunjungi 5,5 juta pengunjung dan transaksi Rp 6,1 triliun transaksinya," ucap Djarot.
"Bukan hanya itu, di dalam Jakarta Fair mampu menampilkan produk terbaik yang dimiliki Indonesia, baik kuliner, fashion, industri rumah tangga harus dipamerkan di Jakarta Fair supaya Jakarta jadi role model mampu menginspirasi Indonesia untuk menampilkan produk terbaik," ujarnya.
Djarot berharap Jakarta Fair bisa menjadi ajang 'pamer' kreativitas dan kekayaan yang dimiliki Indonesia.
"Kita berharap betul mempopulerkan apa kreativitas bangsa kita sambil mendorong pertumbuhan ekonomi sampai tingkat provinsi, kabupaten, dan kota. Kita betul-betul berharap setiap tahun kita ingin memberikan dan mempersembahkan kekayaan Indonesia, keindahan Indonesia, dan keramahtamahan Indonesia," tuturnya.
Baca juga: Djarot hingga Kapolda Metro Hadiri Pembukaan Pekan Jakarta Fair
Menyambung Djarot, dalam sambutannya, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita pun menyebut pekan Jakarta Fair atau yang dulu dikenal dengan Pekan Raya Jakarta menjadi salah satu event yang ditunggu-tunggu warga dari berbagai daerah di Indonesia. Perhelatan ini juga menjadi ajang unjuk kebolehan bagi para pelaku usaha untuk memamerkan produk terbaiknya.
"Kita sangat berkepentingan di Pekan Raya Jakarta ini karena di dalam kegiatan pameran seperti inilah kita bisa menunjukkan hasil produk yang dibuat oleh kita dan di sinilah terjadi transaksi," ujar Enggartiasto.
Setelah pemberian sambutan, acara Jakarta Fair 2017 pun dibuka secara simbolis. Pembukaan acara ini dilakukan dengan menekan tombol sirene oleh sejumlah tokoh, antara lain Djarot, Menteri Enggartiasto, Kapolda Irjen M. Iriawan, Ketua DPRD DKI Prasetio Edi Marsudi, serta mantan Gubernur DKI Sutiyoso. (nth/rna)











































