Listrik Padam Saat Wamen ESDM Arcandra Tahar Hadiri Dialog di Riau

Chaidir Anwar Tanjung - detikNews
Rabu, 14 Jun 2017 21:34 WIB
Wamen ESDM Arcandra Tahar di Jakarta (Michael Agustinus/detikcom)
Jakarta - Listrik tiba-tiba padam saat Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar melakukan dialog di Gedung Daerah di Pekanbaru, Riau. Arcandra tak berkomentar apa pun saat listrik padam.

Peristiwa tersebut terjadi di Gedung Daerah Riau di Jl Diponegoro, Rabu (14/6/2017), sekitar pukul 17.30 WIB. Kala itu Arcandra tengah mensosialisasi implementasi participating interest 10 persen untuk wilayah barat Indonesia, sekaligus penandatanganan surat keputusan bersama tim penambangan Pelabuhan Kuala Enok.

Turut hadir dalam acara tersebut Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman. Suasana pun sempat riuh saat ruangan berubah gelap. Tapi tak sampai satu menit listrik kembali menyala. Dialog kembali dilanjutkan.

Hingga dialog berakhir dengan berbuka puasa bersama, listrik di Gedung Daerah itu tetap menggunakan genset. Selanjutnya, seusai salat magrib, Arcandra dan Gubernur Andi Rachman menuju Masjid Raya An-Nur Pemprov Riau. Arcandra mengisi ceramah di masjid tersebut.

Secara terpisah, Manajer PLN Pekanbaru Kemas Abdul Gaffur mengatakan di kompleks Gedung Daerah itu tidak ada pemadaman listrik.

"Kita sudah cek, di sana tidak ada jaringan listrik yang padam. Hasil record di lapangan tidak ada pemadaman listrik," kata Kemas kepada detikcom.

Kemas menyebutkan pihaknya sejak awal sudah melakukan antisipasi di tempat acara tersebut. Jadi dipastikan listrik yang padam di gedung tersebut bukan karena jaringan listrik PLN.

"Kami jamin di sana tidak ada pemadaman listrik. Bisa jadi listrik padam di gedung tersebut karena ada gangguan di instalasinya. Dan soal instalasi tersebut tidak menjadi tanggung jawab PLN. Karena tanggung jawab kita pada jaringan. Kami pastikan, listrik padam di gedung daerah bukan karena gangguan pada jaringan PLN," kata Kemas.

"Saat listrik padam, memang genset di lokasi hidup. Tapi aliran listrik tidak menyambung ke Gedung Daerah. Listrik yang hidup tetap menggunakan aliran PLN," tuturnya.
(cha/rna)