"Gerindra sudah koalisi PKS untuk Pilgub Jabar," kata Ferry saat berbincang dengan detikcom, Rabu (14/6/2017).
Kesepakatan koalisi tersebut dicapai tiga hari yang lalu oleh dua pengurus wilayah kedua partai tersebut. Mengenai kandidat yang akan diusung Gerindra dan PKS, kata Ferry, masih akan dirembuk pada pekan-pekan mendatang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terkait dengan mekanisme penjaringan bakal calon gubernur dan wakil gubernur, Ferry menjelaskan format itu akan terbentuk setelah koalisi terbangun. Meski sudah berkoalisi bersama PKS, Gerindra masih menjajaki koalisi dengan partai lain.
"Gerindra berpandangan koalisi tidak boleh dibatasi hanya dengan PKS, bisa saja nanti termasuk (koalisi) dengan Partai Golkar, Demokrat," tutur Ferry.
Hari ini, misalnya, Ferry bertemu dengan Ketua DPD Golkar Jawa Barat yang juga Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi. Keduanya menjajaki kemungkinan Gerindra dan Golkar berkoalisi dalam Pilgub Jabar.
Soal sinyal Gerindra bakal berkoalisi dengan PKS sudah muncul sejak bulan lalu. Saat itu Gerindra menyatakan kesiapan membantu PKS, yang menargetkan kemenangan tiga kali berturut-turut dalam Pilgub Jabar.
"Gerindra dan PKS kan bukan sekadar mitra koalisi, tapi 'sekutu'. Jadi kami berdua akan ajak partai-partai lain bergabung memenangkan Jabar. Soal figur dan komposisi nomor 1 (cagub) dan nomor 2 (cawagub) akan dibicarakan lebih lanjut," kata penasihat DPD Gerindra Jabar, Sodik Mudjahid. (erd/ear)










































