"Ada yang kabur 19, sekarang lagi dicari oleh polisi. Jadi dari jumlah 1.204 napi sekarang ini 1.185, 19 orang keluar dan ini pergi keluarnya karena (tembok) ambruk, roboh, banjir," ujar Sekretaris Jendeal Pemasyarakatan (PAS) Kemenkum HAM Sri Puguh Budi Utami kepada wartawan di kantornya, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Rabu (14/6/2017).
Atas kejadian ini, Menkum HAM Yasonna H Laoly, menurut Sri, sudah menginstruksikan dilakukannya relokasi dari Lapas Kelas IIA Jambi. Namun proses relokasi ini butuh waktu sebab pihak Kemenkum harus lebih dulu mencari lokasi untuk pembangunan lapas baru.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pencarian terhadap napi yang kabur dilakukan petugas Kemenkum dibantu kepolisian. Polisi sudah melakukan penyisiran ke lokasi-lokasi yang dituju para napi.
"Sekali lagi ini ambruknya itu karena dihantam banjir, karena itu napi lari," sebut Sri. (fdn/dhn)











































