DetikNews
Rabu 14 Juni 2017, 15:47 WIB

Kronologi Perampokan Taksi Online di Purwakarta

Mei Amelia R - detikNews
Kronologi Perampokan Taksi Online di Purwakarta Endri (24), driver taksi online yang menjadi korban perampokan (Istimewa)
Jakarta - Perampokan taksi online yang dilakukan dua pria berakhir setelah terlibat aksi kejar-kejaran dengan petugas Jasa Marga dan Satlantas Polresta Purwakarta. Dalam peristiwa ini, kedua pelaku melukai korban.

"Kedua pelaku merampok dengan modus memesan taksi online yang disopiri oleh korban, Endri (24)," ujar Kapolresta Purwakarta AKBP Hanny Hidayat kepada detikcom, Rabu (14/6/2017).

Kedua pelaku sempat membacok korban sebelum akhirnya melarikan diri dengan membawa kabur mobil korban. Akibat kejadian itu, korban mengalami luka bacok di dada, kepala, dan tangan.

Dua pelaku, Doni Ariansyah (20) dan Suryana Septian (28), sebelumnya memesan taksi online via aplikasi. Korban menjemput keduanya di 7-Eleven Panglima Polim, Kebayoran Baru, Jaksel.


Kronologi Perampokan Taksi Online di PurwakartaPelaku perampokan taksi online (ist)


Berikut ini kronologi lengkap peristiwa perampokan tersebut seperti dijelaskan oleh AKBP Hanny Hidayat.

Selasa (13/6)
Pukul 19.00 WIB

Pelaku memesan taksi online via aplikasi yang kemudian diambil oleh korban. Pelaku meminta korban menjemputnya di 7-Eleven Panglima Polim, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Pelaku meminta korban mengantarnya ke Rengasdengklok, Karawang, Jawa Barat.

Pukul 23.00 WIB

Korban dan kedua pelaku tiba di Rengasdengklok. Di situ, kedua pelaku kemudian menemui guru spiritualnya.

Rabu (14/6)

Pukul 00.00 WIB

Setelah satu jam di Rengasdengklok, kedua pelaku kemudian meminta diantarkan ke Bandung, Jawa Barat. Mereka juga berjanji menambah tarif untuk korban.

Selama dalam perjalanan ke Bandung, korban tidak diperbolehkan menggunakan aplikasi Waze untuk mencari petunjuk arah. Korban pun kemudian dibuat bingung dan dibawa berputar-putar arah hingga masuk ke Jalan Tol Cipularang.

Pukul 04.00 WIB

Korban dan para pelaku akhirnya keluar lewat Pintu Tol Pasteur. Di sana, pelaku meminta korban berhenti dan beristirahat sejenak di dalam mobil, di sebuah tempat yang tidak dikenal oleh korban.

Pukul 06.00 WIB

Pagi harinya, pelaku memutuskan balik arah ke Jakarta via Jalan Tol Cipularang. Dalam perjalanan di KM 100 Jalan Tol Cipularang, pelaku (sebelumnya Hanny menyebut korban, red) meminta korban menepikan mobil dengan alasan ingin buang air kecil.

Setelah korban menepikan mobil dan berhenti, tiba-tiba korban diserang oleh pelaku yang duduk di belakang. Korban dibacok di bagian dada dan kepala.

Korban kemudian turun dari mobil dan berlari menyelamatkan diri. Sedangkan kedua pelaku kemudian kabur dengan membawa mobil Toyota Avanza berwarna silver.

Korban lalu ditolong anggota PJR dan Jasa Marga. Petugas di jalan tol kemudian mengontak anggota Satlantas Polresta Purwakarta di Pos Ciganea.

Kronologi Perampokan Taksi Online di PurwakartaPelaku perampokan taksi online (ist)


Pukul 07.15 WIB

Mobil yang dibawa kedua pelaku melintas mengarah ke Pasar Rebo, Nagri Hilir. Anggota Satlantas Polresta Purwakarta, yang berada di dekat lokasi, kemudian mengejar pelaku bersama petugas Jasa Marga.

Ketika melintas di Pasar Rebo, mobil Patroli Jasa Marga menabrak mobil pelaku dan akhirnya pelaku menabrak mobil Daihatsu Terios yang ada di depannya. Kedua pelaku pun terjebak, sehingga berhasil ditangkap polisi.
(mei/rvk)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed