"Ada lagi kubu satu lagi. Itu efek pilkada DKI, DKI effect. Pak Djan dukung Ahok, Pak Lulung, Bachtiar Hamsyah, Usamah Hisyam mendukung Anies," ujar Dimyati saat dihubungi, Rabu (14/6/2017).
Dimyati mengatakan, saat ini masih ada kader PPP yang pro-Bachtiar. Jika kondisi seperti ini dipertahankan, ia khawatir PPP semakin terpuruk karena perpecahan di internal.
"Banyak. Kan itu tokoh senior, mereka pendiri partai. Intinya kalau islah, Dimyati saja pribadi. Jadi, kubu PPP pecahnya dalam sikon sekarang pasca SDA (Surya Dharma Ali) sangat riskan dan berat apalagi lembaga survei menyatakan PPP terpuruk," ucap Dimyati.
Anggota Komisi I DPR itu berharap ketiga kubu di PPP ini bersatu. Apalagi Pilkada 2018 dan Pemilu 2019 sudah dekat.
"Saya harap ketiga kubu bersatu semua cari yang terbaik. Win-win lah, jangan angkuh, lepaskan ego itu semua," tutupnya. (dkp/erd)











































