Pembekalan petugas haji digelar di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur dan dibuka Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Selasa (13/6/2017) malam. Turut hadir di acara ini antaranya Ketua Komisi VIII DPR Ali Taher Parasong, pejabat Kemenkes, Polri-TNI, dan lain-lain.
Plt Dirjen Pelayanan Haji dan Umrah (PHU) yang juga Sekjen Kemenag, Nur Syam, menyebut pembekalan diikuti 748 petugas haji non kloter. Terdiri dari unsur Kemenag, Kemenkes, TNI-Polri, dan instansi terkait. Mereka terpilih melalui seleksi ketat dan terbuka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tahun ini, jumlah kuota haji melonjak karena adanya penambahan kuota. Sebelumnya 168.800, kini jadi 221.000.
"Ini jadi tantangan berat dan motivasi tersendiri bagi petugas haji. Terutama bagaimana melayani tamu Allah yang sedemikian banyak," katanya.
Lukman memastikan ada dinamika. Apalagi cuaca di Arab Saudi sangat berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya. Pada saat musim haji tahun ini, antara Agustus-September, Arab Saudi tengah dilanda cuaca panas.
Karena itu, lanjut Lukman, petugas haji harus fit dan siap. Pembekalan dimaksudkan agar petugas menguasai medan, lingkup tugas masing-masing hingga prosesi haji. Harapannya, Indonesia tetap jadi teladan bagi negara lain dalam hal pelayanan ke jemaah haji.
"Tahun lalu, berdasarkan survei BPS, indeks kepuasaan pelayanan haji di angka 83,83 persen. Ini harus dijaga dan ditingkatkan," tuturnya disambut tepuk tangan.
Usai sambutan, Lukman didampingi Ketua Komisi VIII DPR dan pejabat kementerian yang terlibat menekan tombol sebagai simbol pembukaan pembekalan petugas haji. (try/bag)











































