"Mari kita bikin hari raya kemenangan 1438 Hijriah dengan meriah. Kita sambut dengan festival tabuh beduk dan takbir," ujar Djarot di GOR Soemantri, Jakarta Selatan, Selasa (13/6/2017).
Dia menjelaskan, pada 16-19 Juni, lomba pukul beduk dan gema takbir itu akan dilakukan di kecamatan, kemudian yang menang akan kembali diadu di tingkat kota, dan puncaknya di tingkat provinsi pada 24 Juni, saat malam takbiran.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemenang dari tiap kecamatan akan ditarik untuk mengikuti lomba di tingkat kota pada 21 Juni. Pemenang tingkat kota akan kembali bersaing di tingkat provinsi di Balai Kota pada 24 Juni.
"Pemenang dari masing-masing kecamatan yang terbaik itu akan ditarik untuk lomba di tingkat kota, itu tanggal 21 Juni. Pemenangnya nomor 1 itu ditarik nanti akan lomba di Balai Kota, tanggal 24 Juni, pas malam takbiran. Itu festival beduk Lebaran dan gema takbir," ucap Djarot.
"Jadi yang pemenang di tingkat kota diadu di provinsi tanggal 24 Juni, jadi sudah masuk malam takbiran. Jadi sekaligus festival beduk di Balai Kota," tuturnya.
Dia mengatakan acara malam takbiran ini pun sekaligus memperingati HUT Jakarta yang ke-490. (nth/nvl)










































