Berdasarkan pantauan detikcom di lokasi, Selasa (13/6/2017) pada pukul 18.40 WIB, warga datang melihat proses evakuasi gerbong kereta. Sejumlah warga nekat memanjat pagar di sekitar perlintasan rel.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Warga di lokasi tabrakan kereta dan mobil di Senen. (Akhmad Mustaqim/detikcom) |
Sebagian warga mendokumentasikan peristiwa itu menggunakan telepon pintar. Ada juga warga yang datang hanya menonton.
Sesekali warga diberi peringatan untuk menepi karena ada kereta api dari arah selatan yang akan melewati lokasi tabrakan. "Hati-hati kereta dari selatan," kata petugas kepolisian menggunakan pengeras suara.
Warga di lokasi tabrakan kereta dan mobil di Senen. (Akhmad Mustaqim/detikcom) |
Seorang warga bernama Sofi, yang ikut menonton kejadian itu, mengaku kaget ketika dikabari tetangga soal kebakaran tersebut. Dia tidak mengira kereta yang terbakar.
"Saya pikir rumah mas yang kebakar, saya langsung aja ke lokasi, takut kayak yang kemarin di Senen kan," kata Sofi saat menonton di lokasi.
Sampai saat ini, petugas masih mengevakuasi 2 korban tewas akibat tertabrak kereta Walahar Ekspres rute Tanjung Priok-Purwakarta. Saat ini petugas berupaya memundurkan salah satu lokomotif yang terbakar untuk mengevakuasi korban.
"Ada 2 orang sopir dan kernet di dalam pikap," ujar Kasat Sabhara Polres Metro Jakpus AKBP Kartono di lokasi kejadian, Senen, Jakarta Pusat, Selasa (13/6). (imk/imk)












































Warga di lokasi tabrakan kereta dan mobil di Senen. (Akhmad Mustaqim/detikcom)
Warga di lokasi tabrakan kereta dan mobil di Senen. (Akhmad Mustaqim/detikcom)