Kepala Seksi Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Dinas Perhubungan Aceh, Husaini, mengatakan, dua jalur alternatif yang tersedia di sana belum sepenuhnya teraspal. Pemudik dari Banda Aceh menuju Medan atau sebaliknya harus melewati jalur alternatif berbeda sebelum sampai ke jembatan.
"Jalur alternatif 8,6 kilo belum teraspal masih berdebu dan jalur alternatif 7,6 KM itu masih terkendala," kata Husaini kepada wartawan di Terminal Batoh, Banda Aceh usai mengecek kalaikan angkutan mudik, Selasa (13/6/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kondisi jalur ini pada belum teraspal. Ada sekitar 8,6 kilometer rutenya. Pada musim penghujan, badan jalannya sangat becek sedangkan pada musim kemarau debunya beterbangan.
Sementara rute jalur alternatif dari arah Medan menuju Banda terpaksa memutar jalan sepanjang 7,6 km dengan melintasi jalan Desa Tingkeum Manyang, Blang Mee, Pante Baro, Kubu, melewati jembatan rangka baja Pante Lhong terus ke simpang empat Gie Kapal dan kembali ke jalan nasional.
Untuk mengantisipasi penumpukan kendaraan di jalur alternatif, angkutan selain angkutan sembako, gas dan BBM dilarang melintas mulai H-7 lebaran. Pihaknya juga sudah memberitahu pihak angkutan terkait keputusan tersebut.
"Kita sudah membuat imbauan. Selain tiga angkutan itu tidak boleh melintas pada H-7," ungkap Husaini. (rvk/rvk)











































