Viral #OTTRecehan, KPK: Jangan Lihat Jumlah tapi Dampak Korupsi

Viral #OTTRecehan, KPK: Jangan Lihat Jumlah tapi Dampak Korupsi

Nur Indah Fatmawati - detikNews
Selasa, 13 Jun 2017 16:31 WIB
Viral #OTTRecehan, KPK: Jangan Lihat Jumlah tapi Dampak Korupsi
Wakil Ketua KPK Laode M Syarif (Agung Pambudhy/detikcom)
Jakarta - Wakil Ketua KPK Laode M Syarif ikut mengomentari soal #OTTRecehan yang muncul seusai operasi tangkap tangan (OTT) KPK terhadap jaksa di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bengkulu. Syarif menyebut korupsi adalah korupsi, tak peduli berapa jumlahnya.

"KPK tidak pernah melihat jumlah berapa yang di-OTT, jumlah objeknya. Ada kita mendapatkan miliaran, ada kita dapatkan Rp 100 juta, ada mendapatkan hanya Rp 10 juta. Tapi lihat akibat dari itu. Misalnya kita pernah OTT Rp 100 juta, tapi kita tidak tahu sebenarnya yang di balik itu, yang diselamatkan itu adalah ratusan miliar," kata Syarif di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Selasa (13/6/2017).


Syarif juga mengatakan jaksa yang ditangkap kemarin bukanlah representasi dari kejaksaan secara umum. Jaksa yang ditangkap KPK beberapa waktu lalu menjabat Kasi III Intel di Kejati Bengkulu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Perlu juga kami jelaskan ini adalah oknum, kan dari 6 ribuan jaksa di seluruh Indonesia. Ini nggak boleh juga digeneralisir. Ini adalah oknum yang terlibat untuk itu," ucap Syarif.

Untuk itulah, Syarif mengatakan KPK telah berkoordinasi dengan Kejaksaan Agung (Kejagung). Syarif menyebut Kejagung berkomitmen terus melakukan perbaikan internal.

"Kami sudah bertemu dengan Kejagung kemarin, dengan Jamwas, menjelaskan tentang ini dan berharap ini adalah yang terakhir dan akan dijadikan momentum untuk perbaikan kinerja yang lebih baik di Kejagung," tutur Syarif. (nif/dhn)


Berita Terkait