Pemerintah Tak Hadir, Rapat Pansus RUU Pemilu Diusulkan Ditunda

Pemerintah Tak Hadir, Rapat Pansus RUU Pemilu Diusulkan Ditunda

Andhika Prasetia - detikNews
Selasa, 13 Jun 2017 16:03 WIB
Pemerintah Tak Hadir, Rapat Pansus RUU Pemilu Diusulkan Ditunda
Rapat Pansus RUU Pemilu pada Selasa (13/6). (Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta - Panitia Khusus (Pansus) RUU Pemilu kembali menggelar rapat hari ini meskipun pemerintah belum datang. Saat ini setiap fraksi sedang menyampaikan pendapat terkait dengan pengambilan keputusan apakah rapat tetap dilanjutkan atau tidak.

Rapat digelar di kompleks parlemen, Senayan, Jakpus, Selasa (13/6/2017) sekitar pukul 15.35 WIB. Rapat dipimpin Ketua Pansus RUU Pemilu Lukman Edy, didampingi Yandri Susanto, Ahmad Riza Patria, dan Benny Kabur Harman.

"Pemerintah minta tunda sampai besok untuk ambil keputusan lintas fraksi. Saya sebagai pimpinan rapat menyerahkan sepenuhnya pendapat pansus. Saya ajukan pilihan untuk ditunda sampai besok," ujar Lukman.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menanggapi hal tersebut, Yandri tak mempermasalahkan penundaan rapat dengan pemerintah. Namun ia mengusulkan hari ini tiap fraksi menyampaikan pendapat soal isu-isu krusial RUU Pemilu.

"Kalau besok ditunda, apa jaminannya. Kalau bisa, ketua memimpin langsung lobi ini, kalau nggak ada titik temu, apa solusinya. Sebenarnya kami ingin ini dibahas dulu, minimal kita tahu standing per isu bagaimana. Kalau nggak disampaikan secara clear, ini main-main," ucap Yandri.

Rapat pansus RUU Pemilu pada Selasa (13/6) / Rapat Pansus RUU Pemilu pada Selasa (13/6). (Andhika Prasetia/detikcom)


Begitu juga pendapat anggota Pansus RUU Pemilu dari F-PPP Achmad Baidowi. Ia meminta kejelasan agenda rapat hari ini. Begitu pula anggota Pansus RUU Pemilu dari F-NasDem, Johnny G Plate.

"Saya usulkan ini ditunda," ujar Johnny. (dkp/imk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads