Mau Kompromi, PKB: Presidential Threshold 10 Persen Tak Masalah

Mau Kompromi, PKB: Presidential Threshold 10 Persen Tak Masalah

Andhika Prasetia - detikNews
Selasa, 13 Jun 2017 14:20 WIB
Mau Kompromi, PKB: Presidential Threshold 10 Persen Tak Masalah
Lukman Edy (Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta - Anggota Fraksi PKB Lukman Edy mengatakan fraksinya siap berkompromi soal isu krusial di RUU Pemilu. Fraksi PKB tak ada masalah jika ambang batas pencalonan presiden (presidential threshold) di angka 10 persen.

Sebenarnya PKB mengusulkan presidential threshold di angka nol persen. Lukman menjelaskan yang terpenting presidential threshold tidak setinggi 20 persen.

"Presidential threshold kita nol persen. Kalau dinaikkan 10 persen juga mau. Maksimal tapi, yang penting nggak di angka 20," ujar Lukman di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (13/6/2017).

PKB menyambut baik usulan NasDem yang siap berkompromi angka parliamentary threshold di angka 5 persen. Pasalnya, PKB sejak awal mengusulkan angka parliamentary threshold sebesar 5 persen.

"Bagus kalau NasDem ke 5 persen, kita lebih untung. Kita justru juga 5 persen," jelas Lukman.

Seperti diketahui, hari ini Pansus RUU Pemilu akan mengambil keputusan sejumlah isu krusial. Sejumlah fraksi siap berkompromi soal isu krusial. Salah satunya F-NasDem yang siap menurunkan angka parliamentary threshold dari 7 persen menjadi 5 persen.

"Kita sih ingin 7 persen. Tapi, kalau ada fraksi lain minta 5 persen, ya memungkinkan karena sudah meningkat dari 3,5 persen. Kompromi tadi adalah parliamentary threshold 5 persen, tentang presidential threshold masih menginginkan 20 persen," ujar Sekretaris F-NasDem Syarif Abdullah Alkadrie saat dihubungi, Selasa (13/6). (dkp/imk)


Berita Terkait