Kapolda Metro: Kami Akan Memburu Penembak Italia Semaksimal Mungkin

Kapolda Metro: Kami Akan Memburu Penembak Italia Semaksimal Mungkin

Mei Amelia R - detikNews
Selasa, 13 Jun 2017 14:10 WIB
Kapolda Metro: Kami Akan Memburu Penembak Italia Semaksimal Mungkin
Foto: Ahmad Bil Wahid/detikcom
Kota Tangerang - Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M Iriawan memberikan atensi khusus terkait pencurian motor yang menewaskan koas dokter gigi Italia Chandra Kirana Putri (23). Polisi bekerja semaksimal mungkin untuk memburu para penembak Italia.

"Kami sayangkan terjadi korban dan kami akan memburu pelaku tersebut semaksimal mungkin," tegas Irjen Iriawan kepada wartawan di KM 14 Tol Tangerang-Jakarta, Tangerang, Selasa (13/6/2017).



SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mantan Kapolda Jawa Barat ini menyebut pelaku tergolong sadis dalam melakukan aksinya. Pelaku menembak korban di bagian dada hingga menewaskan alumni Fakultas Kedokteran dan Kedokteran Gigi Universitas Trisakti itu.

"Karena cukup sadis, sebetulnya kalau (pelaku) mau memberi efek (menakut-nakuti korban) jangab ditembak dadanya, ditembak ke atas pun akan ketakutan, tapi ini ditembak ke bagian yang mematikan," lanjutnya.

[Gambas:Video 20detik]




Italia melakukan perlawanan ketika dua pelaku masuk ke dalam rumahnya untuk mencuri motor Honda Beat. Menurut Iriawan, tindakan Itali cukup berani dalam menghadapi pelaku kejahatan meski tanpa memperhitungkan aspek keselamatan jiwanya. "Tadi kami berdiskusi dengan keluarga Italia, yang bersangkutan memang punya keberanian luar biasa," imbuhnya.

Berkaca dari kasus Italia, Kapolda mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dalam mengambil tindakan ketika bertemu dengan pelaku kejahatan, terutama jika berhadapan dengan pelaku kejahatan yang memepersenjatai diri dengan senjata api atau senjata tajam maka lebih baik tidak melawan.



"Sebetulnya pelaku juga tidak menghasilkan apa-apa tapi yang bersangkutan cukup cerdik makanya penangkapan pelaku serahkan ke kepolisian karena memang tidak bisa warga biasa kan tidak dipersenjai dan tidak dilatih," tuturnya. (mei/aan)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads